Sebarkan berita ini:

AMBARAWA[SemarangPedia]- PT  Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk untuk kesekian kali kembali menyalurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk menggelar operasi katarak bagi pasien kurang mampu, yang masih banyak  membutuhkan di berbagai daerah.

Kali ini melalui produknya Tolak Angin, Sido Muncul berkeja sama dengan Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) Jateng dan Kodam IV/Diponegoro menggelar kembali operasi katarak gratis sebanyak 100 mata.

Operasi katarak dilaksanakan di RSUD Ambarawa, Kamis, (5/10). Kegiatan itu sebagai salah satu pelaksanaan bakti sosial kesehatan dalam rangka memperingati HUT ke 72 TNI yang diprakarsai Kodam IV/Diponegoro.

Dari tahun ke tahun peringatan dan syukuran HUT TNI Kodam IV/Diponegoro dengan suasana meriah ini, dipusatkan di Ambarawa yang terkenal sebagai kota pertempuran pada waktu itu. Di wilayah itulah kini telah didirikan monumen Palagan Ambarawa dan patung Panglima Jenderal Soedirman sebagai Pahlawan Nasional Indonesia.

Operasi katarak Tolak Angin itu melibatkan semua personil di Kodam IV/Diponegoro untuk mencari pasien katarak yang tidak mampu, karena ketidaktahuan masyarakat akan penyakit katarak yang bisa diobati dengan operasi dan ketidakmampuan dalam biaya seringkali menjadi kendala dalam penuntasan penyakit katarak ini.

Pada kegiatan operasi katarak gratis di RSUD Ambarawa itu dihadiri oleh KasdamIV/Diponegoro Brigjen TNI Sabrar Fadilah dan jajarannya, dr. Rizal Fanany, Sp.M sebagai perwakilan Perdami cabang Jateng, Kepala RSUD Ambarawadr. Rini Susilowan, Senior PR Manager PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk dan para pejabat terkait lainnya.

Secara terpisah Direktur PT Sido Muncul Tbk Irwan Hidayat mengharapkan dengan adanya operasi katarak gratis ini dapat mengurangi angka penderita katarak dan melalui kegiatan ini masyarakat diharapkan bisa menghilangkan persepsi bahwa operasi katarak bukanlah sesuatu yang menakutkan.

Operasi Katarak Gratis Tolak Angin Sido Muncul telah dilaksanakan sejak 2011 di 27 propinsi, 211 kota/kabupaten, di 236 Rumah Sakit/klinik mata di seluruh Indonesia, sehingga total yang telah dioperasi kerja sama  antara PT Sido Muncul, Tbk dan Perdami hingga 2017  jumlahnya mencapai 50.660 mata.

Indonesia tercatat menjadi negara dengan penderita katarak tertinggi di Asia Tenggara, jumlah penderita katarak di Indonesia sebesar 1,5% per dua juta penduduk. Setiap tahun 240.000 orang terancam mengalami kebutaan katarak.

Ketidaktahuan masyarakat bahwa katarak bisa disembuhkan dengan operasi, juga tidak adanya biaya untuk pengobatan itu yang mendorong niat positif bagi PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk melakukan program operasi katarak gratis yang pencanangannya diresmikan oleh Wapres RI Budiono pada 15 Januari 2011 lalu.

Saat pertama kali Sido Muncul melakukan baksos operasi katarak gratis banyak mengalami kesulitan terutama untuk mendapatkan pasien penderita katarak yang bersedia dioperasi. Dimana target yang ingin dicapai 5.000 pasien, namun yang terjaring hanya 3.500 pasien penderita katarak.

Selain itu, jumlah Rumah Sakit yang mau diajak kerja sama relatif sedikit jumlahnya, meski saat itu belum ada program BPJS dari Pemerintah.

Namun pada 2012 Sido Muncul bekerja sama dengan TNI AD untuk melaksanakan operasi katarak gratis, mampu meningkatkan jumlah pasien yang bersedia dioperasi.

Dengan dibantu oleh KASAD Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo pada saat itu, yang ikut mengkampanyekan Gerakan Penanggulangan Buta Katarak di Indonesia melalui iklan layanan masyarakat dari Tolak Angin Sido Muncul, target operasi katarak untuk 12.000 mata dapat tercapai, bahkan melampaui yaitu sebanyak 12.700 mata.

 

83
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>