Sebarkan berita ini:

27-Pupuk organi1SEMARANG[SemarangPedia] – PT SidoMuncul melalui anak perusahaannya PT SidoMuncul Pupuk Nusantara semakin agresif mengembangkan inovasi varian produk pupuk bio organik dan bahan pakan ternak, setelah beberapa produk sebelumnya sukses menembus pasar ekspor.

Dirut PT SidoMuncul Jonatha Sofyan Hidayat mengatakan setelah melalui berbagai penelitian terhadap bahan-bahan organik yang diproses melalui Biological Complex Process (BCP) serta kandungan Biofarm diperkaya dengan Asam Amino, Asam Hurnat, Asam Fulfat, Bioprotectan, Hormon pertumbuhan Unique Growth Factor, unsur hara makro mikro dan mikrobia-mikobria yang menguntungkan hingga menjadi produk Biofarm.

Biofarm, lanjutnya, mengadopsi bioteknologi terkini untuk mendukung tercapainya pertanian organik. Sedangkan teknologi, penggemukan hewan ternak, termasuk perikanan juga berhasil dikembangkan dan kini semakin gencar dipasarkan baik untuk kebutuhan domestik maupun ekspor.

Begitu juga pupuk cair bio organik maupun padat yang semakin diminati para petani serta sejumlah industri hortikulutra juga siap dikembangkan dengan inovasi terbaru.

“Untuk pupuk bio organik yang menggunakan label O-Mega Feltilizer produksi SidoMuncul Pupuk Nusantara yang dipasarkan untuk kebutuhan ekspor, kini mengalami peningkatan sifnigfikan,” ujarnya kepada SemarangPedia.com, Jumat. (27/5)

Pasar ekspor pupuk cair maupun padat itu, semula untuk memenuhi kebutuhan negara Timur Lestye, Belanda, Malaysia, Afrika, Rusia dan Amerika Serikat, namun kini menyusul permintaan Australia, Myanmar serta Korea dan negara lainnya segera dipenuhi yang tengah dalam proses pengiriman.

27-Hebarfarm1Sementara untuk pasar domestik dengan menggunakan label Herbafarm sudah lebih dulu dipasarkan di wilayah Jateng, Jatim, Jabar, Papua, Sulawesi, Kalimantan dan Sumatera serta Nusa Tenggara, yang saat ini semakin diminati kalangan petani.

Pabrik pupuk bio organik SidoMuncul Pupuk Nusantara yang didirikan pada 2013 memiliki kapasitas 100.000 liter per hari untuk jenis cair dan 15 ton per hari untuk pupuk jenis padat, bahkan masih dapat ditingkatkan lagi menjadi enam kali jika permintaan pasar terus meningkat.

Menurut Sofyan, SidoMuncul Pupuk Nusantara memproduksi Herbafarm pupuk cair dan padat, Hebafarm pestisida, Hebarfarm ternak, Hebafarm tambak, Hebafarm ikan dan udang, biofarm cair dan padat, serta Omega pupuk cair

Dia menuturkan terapan teknologi pemanfaatan pupuk bio organik di wilayah Kabupaten Semarang pertama kali diujicobakan terhadap padi Gemawangi dan berhasil dengan mampu meningkatkan produktivitas dari 5 ton per hektare menjadi 12 ton.

Kini pupuk varian baru, lanjutnya, yang dikembangkan berhasil diujicobakan di lahan jenis apapun, termasuk untuk tanaman kurma yang dibudidayakan di Las Vegas AS tumbuh lebih cepat dan produktif.

“Bahkan pupuk yang  terbaru juga berhasil untuk membudidayakan berbagai tanaman pada lahan pasir dan terkini pada lumpur Lapindo,” tuturnya.

Pupuk produk SidoMuncul Pupuk Nusantara setelah mengantongi sertifikat OMRI, Internastional Control Union dan CDFA yang merupakan persyaratan untuk masuknya produk organik ke USA kini pasarnya terus dipeluas.

Sofyan mengatakan pupuk cair ini merupakan produk pupuk organik pertama Indonesia yang memperoleh sertifikat tersebut. Disamping itu telah memiliki sertifikat yang diakui juga di Uni Eropa.

Sementara bahan pakan ternak produk SidoMuncul Pupuk Nusantara untuk penggemukan hewan ternak dan perikanan telah diujicobakan pertama kali di Jateng beberapa waktu lalu dan selama tiga bulan diperoleh hasil penggemukan lebih besar dari biasanya, baik terhadap hewan ternak sapi maupun perikanan seperti ikan gurami, mujahir, nila dan lele.

“Hasil kajian sangat menggembirakan, pertambahan bobot badan hewan dengan menggunakan terapan tehnologi pakan ternak produksi SidoMuncul Pupuk Nusantara itu rata-rata lebih dari 108 gram per hari, sedangkan pertambahan bobot yang biasanya hanya sekitar 70 gram per hari,” ujarnya.

 

171
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>