Sebarkan berita ini:

20-Mudik BarengSEMARANG[SemarangPedia] –  PT SidoMuncul Tbk Lebaran tahun ini kembali menyiapkan armada bus sebanyak 350 unit untuk mengangkut 22.000 pemudik yang terdiri penjual jamu gendong, pengasong, pedagang, pekerja urban dan buruh secara gratis.

Armada bus yang disiapkan sebanyak 350 unit itu, mengalami kenaikan dengan penambahan 30 unit dari Lebaran tahun lalu yang hanya disediakan 320 unit bus berkapasitas 20.000 pemudik dari Jakarta ke berbagai daerah.

Sofyan Hidayat, Dirut SidoMuncul mengatakan penyediaan armada bus mudik itu dilakukan sebagai tradisi perusahaah jamu tradisional, untuk membantu pemudik setiap menjelang Lebaran tiba, dari sebelumnya hanya bagi pedagang jamu gendong. Namun, kini diperluas dengan pedagang asongan, pekerja agen jamu, pekerja urban, buruh dan keluarganya.

Selain itu, lanjutnya, bantuan armada bus dari SidoMuncul, juga sebagai partisipasi untuk membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan angkutan Lebaran dari Jakarta dan sekitarnya menuju berbagai daerah di Jawa Tengah.

Menurutnya, bus sebanyak 350 unit disiapkan untuk membawa penumpang dari Jakarta, Bandung, Bogor, Tangerang dan sekitarnya menuju Indramayu, Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang, Solo, Boyolali, Wonogiri, Banyumas, Purwokerto, Purworejo dan Salatiga.

“Semua penumpang tersebut tidak dikenakan biaya sepenuhnya secara gratis dan pemberangkatan akan dilaksanakan pada 1 Juli 2016 yang dipusatkan di Museum Purna Bhakti Pertiwi, Taman Mini Indonesia Indah (TMII),” ujarnya kepada SemarangPedia.com, Senin. (20/6)

Dia menuturkan kegiatan yang dilakukan rutin setiap tahun sekali menjelang Lebaran dan mudik secara gratis ini, bukan semata-mata membantu keuangan para penjual jamu, karena mereka masih memiliki kemampuan mudik dengan biaya sendiri.

Namun, lanjutnya, kegiatan ini sebagai partisipasi SidoMuncul untuk ikut membantu pemerintah dalam mengatasi problem transportasi mudik yang waktunya singkat dan bersamaan sulit memperoleh angkutan saat menjelang Lebaran.

Sofyan mengatakan mudik bersama kali ini merupakan agenda rutin PT SidoMuncul yang dilakukan untuk ke-27 dari pertama dilakukan pada 1991. Total biaya yang dikeluarkan untuk keperluan tersebut setiap tahun  mencapai sebesar Rp2 miliar lebih.

Perusahaan jamu yang berbasis di Bergas, Klepu, kabupaten Semarang itu sejak 1991 hingga saat ini menjadi pionir penyelenggara mudik gratis, dan kini SidoMuncul kembali menggelar mudik gratis dengan mengerahkan sebanyak 350 bus berkapasitas sebanyak 22.000 orang.

Bagi Sofyan kegiatan mudik gratis ini merupakan bagian dari bentuk kepedulian sosial yang sudah seharusnya diberikan perusahaan kepada lingkungannya dan sebagai kewajiban memenuhi ketentuan Corporate Social Responsiblity (CSR).

Kegiatan yang dilakukan SidoMuncul merupakan mudik bareng gratis terbesar yang dilakukan oleh pihak swasta, bahkan beberapa tahun terakhir diikuti oleh beberapa perusahaan lain seperti perusahaan rokok, mie instan, minuman, perbankan, BUMN, Pemerintah daerah dan lainnya.

Sofyan yang memprakarsai mudik gratis bersama SidoMuncul pada 1991 dengan hanya menyediakan armada 50 bus saat itu, dan idenya hingga kini masih terus dilaksanakan oleh manajemen perusahaan jamu terbesar itu setiap menjelang Lebaran dengan menyiapkan armaba bus terus bertambah.

Dengan melakukan kegiatan ini secara tidak langsung perusahaan mendapatkan keuntungan, karena mereka menjadi lebih perhatian terhadap produk-produk SidoMuncul, Bahkan semua armada bus yang diberangkatkan dilengkapi atribut industri jamu dan farmasi itu,hingga dapat terbaca oleh masyarakat di berbagai daerah yang dilintasi iring-iringan bus tersebut sepanjang perjalanan.

 

 

269
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>