Sebarkan berita ini:

30-SihatiSEMARANG[SemarangPedia] – Sistem Informasi Harga Produksi Komoditi (SiHaTi) yang terintegrasikan dengan smartphone berbasis android akan terkoneksi dengan google map, agar masyarakat dapat mengetahui harga komoditas di mana pun mereka berada.

Kepala Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan V Jawa Tengah dan DIY Iskandar Simorangkir mengatakan pihaknya BI tengah mengembangkan SiHaTi agar dapat mengendalikan inflasi maupun harga.

Menurutnya, SiHaTi ke depan akan dibuat open sources yang dapat di-download oleh masyarakat luas melalui smartphone android dan Iphone. Bahkan, SiHaTi juga akan terkoneksi dengan google map agar masyarakat dapat mengetahui harga komoditas di mana pun mereka berada.

“Pengembangan sistemnya seperti model Pokemon Go. Jadi kita mengembangkan model SiHaTi yang berdasarkan google map. Jadi misalkan kita pergi ke Magelang, monitor akan mamapu meng identifikasi pasar di Magelang, sehingga bisa melihat harga komoditas di Magelang. Kemudian terbuka atau open sources semua masyarakat bisa men-download program itu,” ujarnya saat acara High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jawa Tengah dan Malam Apresiasi TPID Terbaik Se-Jawa di Wisma Perdamaian Semarang, Senin (29/8) malam.

SiHaTi menjadi open sources dan diharapkan akan menjadi sistem kontrol transparansi harga, sehingga para pedagang tidak dapat lagi mempermainkan harga pasar. Pengembangan tersebut dilakukan karena melalui SiHaTi, Jawa Tengah meraih penghargaan TPID terbaik se-Jawa pada 2016 menggeser Jawa Timur.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta agar petani dan pedagang bisa memberikan data produksi dan harga komoditas yang mereka tanam dan dijual di pasaran kepada pemerintah.

“Lewat informasi ini pemerintah akan mudah melakukan intervensi untukmen stabilisasi harga pasar jika terjadi lonjakan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan MoU antara petani cabai dari tiga gapoktan, yakni Gapoktan Trimanunggal dari Kabupaten Temanggung, Gapoktan Girimakmur Kabupaten Magelang dan Gapoktan Ngudi Lestari Kabupaten Magelang dengan pedagang cabai Pasar Johar Semarang.

Melalui MoU tersebut petani akan diuntungkan karena hasil panennya akan langsung dibeli oleh pedagang. Sementara pedagang juga diuntungkan karena mendapatkan pasokan yang melimpah dari daerah penghasil cabai.

Kesepakatan kerja sama itu, juga menjadi salah satu kiat BI untuk mengendalikan inflasi dengan mempersempit ruang gerak middleman yang selalu memainkan harga pasar.  (RS)

121
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>