Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA tahun ini yang digelar serentak mulai Senin (19/4),  membuat para siswa yang mengikuti ujian tersebut tidak merasa tertekan, karena hasil UNBK tidak menentukan kelulusan.

Menurut  Yudha siswa SMA Kesatrian 1 Semarang yang mengikuti UNBK mengaku tidak merasa tertekan saat menghadapi ujian.

Meski tidak begitu tertekan, lanjutnya, tetap mempersiapkan diri  dengan mengikuti try out dalam menghadapi UNBK.

“Saya sudah ikut try out beberapa kali dan berusaha mempersiapkan diri dengan baik walaupun hasil UNBK tahun ini tidak lagi menjadi penentu kelulusan siswa.  Siap tidak siap, saya harus siap,” ujarnya, Senin. (10/4)

Kepala SMA Kesatrian 1 Semarang  Tri Tjandra membenarkan siswa-siswinya yang mengikuti UNBK kali ini lebih enjoy.

Hal itu, menurutnya, berbeda dengan beberapa tahun lalu, dimana ujian nasional seolah menjadi momok menakutkan bagi siswa.

Meski demikian, pihak sekolah berharap agar para siswa mempersiapkan diri menghadapi UNBK sehingga dapat  mengerjakan soal  ujian.

“Anak-anak terlihat tidak tertekan dan merasa enjoy, meski kami selalu berharap mereka bekerja sebaik mungkin,” tuturnya.

Tri Tjandra menambahkan meski nilai UNBK tidak menentukan kelulusan tapi hasil nilai para siswa akan menjadikan hasil pertimbangan untuk meneruskan ke jenjang berikutnya.

“Bagaimana pun, nilai mereka berkaitan dengan kelulusan, menginhat mereka nanti kalau sudah lulus seandainya  mau masuk  ke Akmil, harus ada rata-rata nilai passing  grade tertentu. Nilai tetap jadi pertimbangan. Lulus bukan berarti nyantai,” ujarnya.

UNBK yang digelar hari peryama Senin bagi semua SMA Negeri siap atau tidak siap tetap melaksanakan. Secara umum pelaksanaan berjalan lancar karena fasilitas komputer, genset dan pengawas terpenuhi.

Selkain SMA Kesatrian I Semarang juga SMA Negeri 2 Semarang suasana palaksanaan UNBK juga berlangsung lancar yang diikuti 520 siswa baik IPA/IPS.

Hari pertama UNBK mapel di antaranya bahasa Indonesia, hari kedua matematika, hari ketiga bahasa Inggris dan terakhir satu mapel pilihan sesuai jurusan berlangsung selama empat hari.

Begitu juga SMAN 8 Semarang semua pelaksanaan UNBK lancar karena sebelumnya sudah diujicoba, dengan harapan setiap ujian lampu tidak padam. Karena kendala lampu padam meski sudah disediakan genset, memungkinkan membuat panik siswa. (RS)

129
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>