Sebarkan berita ini:

2-sopir-tersangkaSEMARANG[SemarangPedia] – Akibat kecelakaan yang terjadi di Jalan S Parman Semarang dengan korban tewas anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, Aipda Umar Said (49) akhirnya sopir angkutan barang itu ditetapkan Polisi menjadi tersangka.

Kanit Laka Lantas Polrestabes Semarang, AKP Sugito mengatakan sopir boks itu kini telah ditetapkan sebagai tersangka, setelah diperiksa sebelumnya dan sudah ditahan, dugaannya sopir mengatuk saat mengendarai mobil.

Menurutnya, selain sopir, aparat kepolisian juga akan memeriksa kernet mobil boks tersebut, Tono (25) warga Jalan dr Ismangil, Bongsari Semarang Barat yang dijadwalkan hari ini.

“Memang dugaannya kelalaian sopir, karena performa mobil boks saat dicek dalam keadaan normal, meliputi rem dan ban. Namun demikian, petugas juga melakukan olah TKP kembali di lokasi, selain meminta keterangan dua orang petugas keamanan yang berada di lokasi saat kejadian,” ujarnya, Rabu. (2/10).

Dia menuturkan sopir boks itu akan dikenakan ancaman pasal 310 UU nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan, mengingat pasal 310 ayat 4, karena kelalaian mengakibatkan laka lantas dan meninggal dunia. Pidana maksimal enam tahun penjara dan denda Rp12 juta.

Seperti diketahui, Aipda Umar Said (49), anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Jateng tewas ditabrak mobil boks di jalan tanjakan Gajahmungkur Jalan S Parman di depan Rumah Sakit Wiliam Booth Semarang, Selasa lalu.(1/11)

Dalam kecelakaan itu, selain Umar, korban lainnya adalah Kokok Yuliandoro, 23, warga Margotuhu, Margoyoso Pati yang terluka parah yang hingga kini masih di rawat di RS Wiliam Booth. (HN/RS)

187
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>