Sebarkan berita ini:

2-SPPI Tj Emas1SEMARANG[SemarangPedia] – Puluhan yang pekerja yang bergabung dalam wadah Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia (SPPI) III meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengusut kasus dugaan korupsi yang dilakukan oleh Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Semarang.

Permintaan pekerja SPPI III itu, setelah sebelumnya penyidik Polda Jateng menetapkan tersangka Tri Suhardi atas tuduhan melakukan kegiatan bongkar muat barang tanpa ijin di Pelabuhan Tanjung Emas.

Tuduhan tersebut dilaporkan oleh Ketua DPW Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Jateng Romulo Simangunsong kepada Polda Jateng pada 11 Desember 2015.

Ketua DPP SPPI III Dhany Rachmad Agustian mengatakan ada dugaan kerugian negara sebesar Rp18 miliar akibat keberpihakan pihak KSOP kepada Romulo Simangunsong. Pejabat Kepala KSOP Kelas I Semarang saat itu memberikan izin kepada Ketua DPW APBMI Jateng untuk dapat melakukan kegiatan bongkar muat barang di Pelabuhan Tanjung Emas di atas lahan dan fasilitas yang dibangun oleh Pelindo III.

“Pelabuhan Tanjung Emas adalah aset dan fasilitas milik Pelindo III. Kami sudah tanda tangan konsesi dengan Kementerian Perhubungan dan selayaknya kami melakukan kegiatan bongkar muat barang di fasilitas milik kami sendiri,” ujarnya, Kamis. (2/6).

Namun, dia menambahkan kegiatan itu justru dihentikan sepihak, sehingga terkesan adanya upaya persekongkolan jahat, meski Pelindo III tidak menutup kerja sama dengan pihak swasta.

94
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>