Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang kembali menggelar wisuda (S1) sarjana komunikasi ke-39 dengan melepas sebanyak 38 wisudawan dan wisudawati yang digelar di Patra Semarang Convention Hotel di Jl Sisingamangaraja Semarang, Rabu (23/12).

Upacara wisuda digelar secara luring dengan menerapkan standar protokol kesehatan (Prokes) sebagaimana diatur oleh pemerintah. Sarjana ilmu komunikasi STIKOM itu terdiri dari 24 wisudawan dan 15 wisudawati dan telah dinobatkan dengan dipimpin oleh Ketua STIKOM Semarang Drs H Gunawan Witjaksana MSi.

Gunawan mengatakan wisuda kali ini merupakan yang ke 39 digelar STIKOM Semarang, dan STIKOM hingga saat ini telah meluluskan total sebanyak 1.911 sarjana komunikasi yang semuanya sudah bekerja di berbagai media cetak dan elektronik atau di bidang kehumasan.

Wisuda yang digelar kali ini berbeda dengan yang diselenggarakan tahun-tahun sebelumnya, karena situasi saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19  hingga para tamu undangan, keluarga maupun sanak saudara wisudawan dibatasi.

Bahkan, lanjutnya, juga tidak dilakukan pemberian ijazah secara satu per satu namun dengan secara simbolis yang diwakili oleh satu wisudawan, begitu juga memindahkan tali pita topi toga dilakukan dengan satu perwakilan wisudawan serta ditiadakan acara hiburan baik senandung nyanyian paduan suara maupun musik band dan sejenisnya.

Namun, tutur Gunawan, sebenarnya di balik pandemi yang memaksa para mahasiswa termasuk para wisudawan menyelesaikan studi secara daring, maka ada beberapa hikmah yang bisa diambil di antaranya sambil belajar dari rumah, konsentrasi mereka bisa lebih mandiri, banyak menggali data dari berbagai media serta bahan pustaka lain, sehingga pengetahuan sebelumnya sebagian besar diperoleh dari dosen semakin lengkap.

“Tidak lupa kami sampaikan terimakasih kepada Patra Semarang Convention Hotel, dan pihak-pihak terkait baik jajaran Kepolisian, TNI dan Sargas Covid-19, yang memberikan tempat serta ijin kepada kami untuk menyelenggarakan upacara wisuda luring, dengan mengikuti Prokes sesuai yang berlaku,” ujar Gunawan.

Menurutnya, STIKOM Semarang berkomitmen akan terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) baik dosen, tenaga kependidikan dan para karyawan, serta mengutamakan kualitas lulusan para mahasiswanya.

Upaya itu, tutur Gunawan, dilakukan merupakan komitmen STIKOM yang diharapkan ke depan mampu mewujudkan sebagai perguruan tinggi ilmu komunikasi swasta terkemuka di Jateng.

Selain itu, dia menambahkan prasarana laboratorium, baik televisi, radio, media cetak, fotografi, multimedia, serta advertising juga bakal ditingkatkan kualitasnya sesuai era digital saat ini, seiring era disrupsi media, kalangan milenial hampir seluruhnya mengalihkan akses medianya pada media baru digital.

“STIKOM Semarang tetap berpegang pada komitmen itu, mengingat saat ini ilmu komunikasi masih menjadi favorit yang paling banyak menarik perhatian calon mahasiswa, hingga sejumlah perguruan tinggi lainnya mulai membuka prodi komunikasi progam S1 dan telah menimbulkan kompetisi semakin ketat,” tuturnya.

STIKOM Semarang dengan berbekal pengalaman panjang dan memiliki alumni dalam jumlah besar yang telah berkarir di berbagai instansi dan mandiri tidak akan gentar menghadapi ketatnya persaingan sejumlah universitas swasta.

Dia menambahkan laboratorium yang dimiliki akan sangat mendukung, mengingat saat ini STIKOM telah memiliki laboratorium multimedia terintegrasi berbasis media online dengan nama Kampusnesia.com yang mampu mengintergrasikan berbagai laboratorium media yang dimiliki dalam satu wadah, hingga sudah dapat diakses oleh lebih dari  66.000 lebih masyarakat luas.

Gunawan menuturkan sesuai dengan perkembangan teknologi komunikasi dan informasi, ke depan lulusan Ilmu Komunikasi diharapkan mampu menfaatkan seacara maksimal perangkat teknologi itu.

“Lulusan Ilmu Komunikasi STIKOM Semarang harus banyak memberikan manfaat bagi masyarakat. Bahkan harus mampu menangkal, menyaring, meluruskan berita-berita Hoax, termasuk yang terkait Covid-19 di berbagai Media Sosial (Medsos), mengingat lulusan STIKOM kualitasnya tidak diragukan,” ujar Gunawan.

Dari 38 wisudawan dan wisudawati itu, tercatat tiga di antaranya dinyatakan wisudawan dengan nilai lulusan terbaik. Mereka terdiri Probosari peringkat pertama, Novi Ratna Sari peringkat kedua dan Aini Salsabila terbaik ketiga

Wisuda STIKOM Semarang ke-39 yang disiarkan secara live streaming melalui  kanal Youtube itu kini juga dapat dilihat siapa saja dan dari mana saja dengan situs https://youtu.be/VDYl8JVRUCc.  (RS)

32
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>