Sebarkan berita ini:

SEMARANG[Kampusnesia] – Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang akan menggelar upacara wisuda sarjana strata satu (S1) ilmu komunikasi ke-39 pada 23 Desember mendatang di Patra Semarang Convention Hotel di Jl Sisingamangaraja Semarang.

Sebanyak 38 sarjana ilmu komunikasi akan diwisuda setelah mereka selesai menjalani masa studi strata satu di perguruan tinggil ilmu komunikasi swasta tertua di Jawa Tengah (Jateng) itu.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi STIKOM Semarang Drs Sonef Riyadi MSi mengatakan pengukuhan wisudawan dijadwalkan akan berlangsung pada hari Rabu ( 23/12)  mendatang di Patra Semarang Convention Hotel.

Menurunya, wisuda ke-39 ini akan diikuti 38 wisudawan, karena masih dalam pandemi Covid-19 agenda ini akan menerapkan standar protokol kesehatan (prokes).

“Semua wisudawan harus memakai masker, cuci tangan dengan sabun pada air mengalir dan menjaga jarak. Prokes ini sudah kami sosialisasikan kepada para calon wisudawan,” ujar Sonef, Senin (14/12).

Prosesi acara wisuda, lanjutnya,  akan berlangsung singkat, yang hadirpun dibatasi. Jadi wisuda kali ini akan berjalan tidak sebagaimana biasa pada tahun-tahun sebelumnya.

Kepada para calon wisudawan yang belum melakukan daftar ulang untuk mengikuti upacara wisuda diharapkan segera melakukan konfirmasi dan daftar ulang ke kampus setiap hari kerja.

“Pelepasan atau wisuda sarjana strata satu ilmu komunikasi pada 2020 ini merupakan agenda rutin tahunan, kali ini merupakan penyelenggaraan wisuda ke-39,” tuturnya.

Upacara wisuda memiliki arti penting bagi wisudawan dan STIKOM Semarang. Bahkan agenda ini bagi wisudawan menjadi penanda bahwa porses perkuliahan di lembaga pendidikan tinggi yang digelutinya telah mencapai titik atau batas akhir dan bersiap untuk memasuki dunia kemasyarakatan dengan bekal ilmu dan kemampuan yang didapat saat kuliah.

Sedangkan bagi STIKOM Semarang, momentum rutinitutas yang digelar untuk ke-39 kalinya ini merupakan manifestasi akuntabilitas lembaga pendidikan tinggi yang menggeluti ilmu komunikasi  kepada publik, proses perkuliahan yang diberikan kepada mahasiswanya telah menyentuh batas akhir dan selanjutnya dilepas untuk mermasuki dunia kemasyarakatan dan kelilmuan berikutnya.

Ketua STIKOM Semarang, Drs Gunawan Witjaksana MSi menuturkan upaca wisudawa kali ini situasinya berbeda dibanding dengan wisuda- wisuda yang digelar sebelumnya, karena hingga saat ini Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia, termasuk Indonesia, belumlah tuntas.

“Namun seiring ditemukannya vaksin yang insyaa Allah segera bisa diberikan, diharapkan Pandemi ini segera bisa dituntaskan,” ujar Gunawan.

Dia menambahkan sebenarnya di balik pandemi yang memaksa para mahasiswa termasuk para wisudawan menyelesaikan studi secara daring,  maka ada beberapa hikmah yang bisa diambil.

Menurutnya, hikmah itu di antaranya adalah mahasiswa bisa mengikuti perkuliahan dari rumah, konsentrasi mahasiswa bisa lebih mandiri, banyak menggali data dari berbagai media dan bahan pustaka lainnya .

Dengan demikian, lanjutnya,  pengetahuan yang sebelumnya sebagian besar diperoleh dari dosen dapat juga diperoleh berbagai bahan dari yang  lainnya.

STIKOM Semarang, tutur Gunawan, setiap tahun mengagendakan acara wisuda, termasuk tahun ini yang diselimuti suasana pandemi, namun meski ada pandemi pengelola STIKOM Semarang tetap berkomitmen menyelenggarakan pendidikan secara taat azas, sekaligus terus meningkatkan kualitas lulusannya.  (RS)

54
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>