Sebarkan berita ini:

29-Rob Kaligawe1SEMARANG[SemarangPedia]- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng tengah mengajukan bantuan dana sebesar Rp 12 miliar ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sebagai upaya untuk menangani darurat rob atau air laut pasang di pantura Kota Semarang,

Kepala Harian BNPB Jateng, Sarwa Pramana mengatakan pengajuan bantuan sebesar Rp 12 miliar itu, merupakan hasil perhitungan dari Pemkot Semarang dan akan digunakan untuk membeli beberapa pompa air dan selang untuk membuang air rob dari pemukiman ke sungai.

“Kami hanya meminta rekomendasi kepada Gubernur, untuk diajukan ke BNPB dan diharapkan pengajuan bantuan itu bisa segera direalisasikan pencairannya, agar darurat rob di Semarang Utara dapat cepat teratasi hingga ada penanganan permanen,” ujarnya di Semarang, Selasa (19/7).

Sarwa menambahkan, di semester dua tahun ini, Jawa Tengah masuk ke musim kemarau basah, sehingga potensi terjadi hujan di Kota Semarang masih besar. Dengan demikian, upaya penanganan rob sangat diperlukan agar tidak terjadi genangan air di pemukiman warga maupun di jalan raya khususnya di wilayah Semarang Utara.

“Dari hasil prediksi BMKG, Jateng Juli-Agustus mendatang memasuki kemarau basah. Curah hujannya masih tinggi. Potensi rob pasti masih besar. Jadi harus segera ditangani,” tegasnya.

Selain itu, dia menambahkan pada musim kemarau basah ini tidak seluruh wilayah Jateng mengalami kekeringan. Di mana, status darurat kekeringan di masing-masing kabupaten/kota di Jawa Tengah tidak merata.

“Daerah yang dipastikan kering dia ataranya  Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Klaten, sedangkan lainnya tidak parah, mengingat musim ini kemarau basah,” tuturnya. (RS)

 

48
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>