Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] –  PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara International Jenderal Ahmad Yani Semarang akan memberlakukan penyesuaian tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau yang dikenal dengan pajak bandara (airport tax).

General Manager PT Angkasa Pura (AP) I Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Hadi Ariyanto mengatakan besaran tarif PJP2U untuk penerbangan domestik yang semula Rp50.000 naik menjadi Rp100.000. Sedangkan, tarif untuk penerbangan internasional yang semula Rp150.000, berubah menjadi Rp210.000.

Tarif tersebut, lanjutnya, sudah termasuk Pajak Penambahan Nilai [PPN] sebesar Rp10%. Penyesuaian tarif ini mulai berlaku sejak pembelian tiket pesawat atau penerbitan tiket [date of issued] sejak tanggal 25 Januari 2020.

Menurutnya, penyesuaian tarif PJP2U Bandara Ahmad Yani itu sesuai dengan jasa yang disediakan, sebagaimana tertuang dalam Pasal 243 UU No.1/2009 tentang Penerbangan.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No.36/2014 dan Permenhub No. No.179/2015, tarif PJP2U dihitung sejak penumpang memasuki beranda keberangkatan, pintu keberangkatan, sampai dengan pintu kedatangan dan beranda kedatangan penumpang. Tarif PJP2PU atau airport tax ini dibebankan pada penumpang saat membeli tiket atau disatukan dengan harga tiket pesawat (PSC on ticket).

Pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan pemberitahuan kepada pengguna jasa bandara melalui media visual, digital maupun cetak dan melakukan koordinasi dengan airlines terkait proses rekonsiliasi penumpang wajib bayar PJP2U yang dituangkan dalam suatu berita acara. Pada tanggal 13 Januari 2020 lalu pengelola bandara telah mengadakan sosialisasi penyesuaian tarif PJP2U bersama para airlines dan ground handling.

“Di sisi lain, penyesuaian tarif PJP2U ini sangat diperlukan dalam mendukung kelangsungan usaha PT Angkasa Pura I (Persero) sebagai pengelola bandara yang berada di Ibu Kota Jawa Tengah,” ujarnya, Jumat (17/1).

Bandara Ahmad Yani Semarang dalam 19 bulan terakhir memang mengalami peningkatan dalam segi infrastruktu, menyusul telah beroperasinya terminal baru Bandara Ahmad Yani Semarang yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada Juni 2018 lalu.

Selain memiliki terminal baru yang lebih luas, Bandara Ahmad Yani Semarang juga memiliki sejumlah fasilitas yang memberikan kenyamanan bagi penumpang, seperti pelayanan bagasi, garbarata, hingga Wifi lounge.

Peningkatan tarif PJP2PU Bandara Ahmad Yani Semarang ini juga sudah mendapat persetujuan Kementerian Perhubungan melalui Surat Kemenhub No.PR.003/3/4 Phb 2019 tertanggal 26 Desember 2019. (RS)

14
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>