Sebarkan berita ini:

busSEMARANG [SemarangPedia] – Tarif Angkutan Bus di Jawa Tengah bakal diturunkan sebagai upaya menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah menurunkan harga bahan balar Minyak (BBM bersubsidi beberapa waktu lalu.

Ketua DPD Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Jawa Tengah Karsidi Budi Anggoro mengatakan pengusaha angkutan bus di wilayahnya telah sepakat untuk menurunkan tarif.

“Penurunan tariff armada bus itu, sebagai penyesuaian penurunan BBM dan sekaligus mengikuti arahan Kementerian Perhubungan mulai 7 April 2016,” ujarnya, Rabu. (6/4).

Menurutnya, Organda kini masih menunggu surat edaran dari Kemenhub dan diharapkan penurunan tarif akan menjadi dorongan bagi pengusaha transportasi umum di Jawa Tengah menjadi bergairah.

Selama ini, lanjutnya, jumlah bus AKAP dan AKDP yang beroperasi di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah mencapai 8.400 unit, sedangkan bus parisiwsata sebanyak 3000 unit dan angkudes dan angkot mencapai sebanyak 30.000 unit serta angkutan barang 30.000 unit.

Dia meminta kepada pengusaha transportasi termasuk angkutan barang anggota Organda agar segera mengikuti penyesuaian tarif sekitar 3%.

“Kamia harapkan surat edaran dari Kemenhub sudah turun, sehingga untuk menindaklanjuti dengan membahas bersama Dinas Perhubungan tidak terrtunda-tunda,” tuturnya.

Pemerintah belum lama ini telah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi yang diumumkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan memutuskan menurunkan tarif transportasi umum bagi armada yang beroperasi seluruh seluruh Indonesia.

 

123
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>