Sebarkan berita ini:

20-Tax-Amnesty1SEMARANG[SemarangpEDIA] – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai kebijakan pemerintah mengeluarkan pengampunan pajak (tax amnesty) mampu mempengaruhi sentimen positif terhadap pasar keuangan nasional.

Plt. Deputi Komisioner Manajemen Strategis IB OJK Slamet Edy Purnomo mengatakan pengaruh kebijakan itu kini sudah terlihat di antaranya besaran nilai dan frekuensi transaksi secara signifikan melonjak.

“Kami memandang dari Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK Rabu lalu, bila kondisi stabilitas sektor keuangan Indonesia berada dalam kondisi normal,” ujar dalam siaran pers, Jum’at. (21/7).

Dia menuturkan situasi pasar keuangan global yang dipicu oleh hasil referendum di Inggris (Brexit), namun tidak memberikan dampak negatif yang persisten bagi pasar keuangan domestik, hal itu sebagaimana yang dialami oleh pasar keuangan negara-negara maju.

Periode Juni 2016, lanjutnya, paska referendum Brexit tercatat net buy oleh nonresiden pasar modal Indonesia sebesar Rp22 triliun, pasar Surat Berharga Negara (SBN) semakin menguat di pasar saham hingga mencapai Rp8,8 triliun.

Menurutnya, yield rata-ratanya untuk seluruh tenor sebesar 20 bps, sedangkan arus dana yang masuk juga ikut mempengaruhi pergerakan nilai tukar yang mengalami apresiasi sebesar 1,85% atau ditutup pada level Rp13.088/USD.

Net buy nonresident di pasar modal merupakan arus masuk bulanan terbesar sejak Maret 2015,” ujarnya.

Bahkan, dia menambahkan rally pada indeks harga saham pada penutupan hari Selasa ( 19 Juli 2016), mencapai 5.172 point atau menguat 5,94%. Angka indeks ini merupakan yang tertinggi sejak Juni tahun lalu. (RS)

65
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>