Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Program Tax Amnesty gelombang III mampu mendongkrak realisasi penerimaan pajak di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jateng I pada kwartal pertama 2017 hingga tumbuh 42,78% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah (Jateng) I Irawan mengatakan penerimaan pajak hingga periode 17 April 2017 mencapai sebesar Rp 6,45 triliun,  atau 20,4% dari yang ditargetkan April ini sebesar Rp 31,63 riliun.

Penerimaan senilai itu, lnjutnya, mengalami pertumbuhan sebesar 42,78% dari penerimaan tahun lalu pada periode yang sama hanya Rp 4,52 triliun.

“Pertumbuhan penerimaan tertinggi secara nasional, kami harapkan pertumbuhannya terus bertahan hingga akhir tahun ini, sehingga target bisa kami penuhi,” ujarnya, di Semarang, Senin (17/4).

Menurutnya, pendongkrak pertumbuhan penerimaan salah satunya adalah program Tax Amnesty gelombang III yang melampaui ekspektasi dengan target Rp150 miliar, sedangkan capaiannya mencapai Rp 492 miliar.

Di sisi lain, lanjutnya, penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) mengatrol pertumbuhan. PPN Dalam Negeri  tumbuh hingga 96% dari Rp915,35 miliar menjadi Rp1,8 triliun. Sedangkan PPN Impor naik sekitar 13,3% dari Rp601,8 miliar menjadi Rp681,9 miliar.

Selain itu, dia menambahkan penerimaan Pajak Penghasilan (PPH) pasal 25/29 Orang Pribadi dan PPH 25/29 Badan mengalami penaikan masing-masing sekitar 55,43% dan 28,47%.

Penerimaan PPH pasal 25/29 Orang Pribadi naik dari Rp 99,3 miliar menjadi Rp154,34 miliar dan PPH 25/29 Badan dari Rp 885,46 miliar menjadi Rp 1,11 triliun.

“SPT PPH Orang Pribadi diperpanjang sampai 21 April 2017 sedangkan PPH Badan paling lambat 30 April. April ini kami bisa mendapatkan yang terbesar dari PPH Badan kami harapkan April ini puncaknya,” tuturnya.

Menurutnya, kepatuhan wajib pajak dalam penyampaian SPT juga mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan. Pada 2017, wajib  pajak  terdaftar yang wajib menyampaikan SPT sebanyak  767.708.

Dari jumlah sebanyak itu yang sudah menyampaikan SPT mencapai 589.293 wajib pajak atau setara 76,76%. Persentase itu meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya sebesar 67,27%. Jika dirinci, wajab pajak dengan kesadaran penyampaian SPT tertinggi berasal dari orang pribadi karyawan. (RS)

 

63
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>