Sebarkan berita ini:

11-oknum-bea-cukai1SEMARANG[SemarangPedia] – Oknum pejabat Kantor Bea dan Cukai, Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang yang tertangkap Bareskrim Mabes Polri telah melakukan pungli diketahui menggunakan empah rekening atas nama orang lain.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Abioso Seno Aji mengatakan untuk melakukan pencucian uang hasil pungli, tersangka Johny Haposan, petugas Bea Cukai Semarang itu memanfaatkan empat buah rekening.

“Keempat rekening atas nama orang lain untuk menampung uang dari importir importir Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan (PPJK),” ujarnya usai pemeriksaan Johny di Mapolrestabes Semarang, Jumat (11/11).

Menurutnya, tersangka menggunakan rekening atas nama orang lain untuk menampung uang hasil pungli itu mulai dari Rp2 juta hingga Rp60 juta setiap pengurusan import dan sudah dilakukan sejak Juni hingga Nopember 2016 dengan jumlah total mencapai Rp500 juta.

Tersangka dalam melakukan aksi pungli hingga mampu mengumpulkan uang sebesar itu, akhirnya tertangkap juga Tim gabungan dari Saber Pungli Mabes Polri, Polda Jateng, dan Polrestabes Semarang.

Dari hasil pengeledahan dirumah J-H di Graha Bukit Wahid, Kota Semarang. Polisi berhasil menyita sejumlah bukti, terdiri atas empat buah ponsel uang dalam rekening sekira Rp340 juta dan uang tunai sebesar 3 juta. (HN/RS)

 

183
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>