Sebarkan berita ini:
Angga Anugrah Putra Head of User and Content Operations, TikTok Indonesia

JAKARTA[SemarangPedia] – Menjelang momentum Hari Guru Nasional, TikTok merealisasikan kerja sama dengan Ikatan Guru Indonesia (IGI) dan Jaringan Sekolah Digital Indonesia (JSDI) untuk menyelenggarakan workshop webinar bertajuk “Memaksimalkan Platform Video pendek untuk Pendidikan” kepada lebih dari 1000 guru di seluruh Indonesia.

Berdasarkan hasil survei dari Direktorat Jendral Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, dan Wahana Visi Indonesia, disebutkan bahwa 95% setuju untuk melakukan pembelajaran jarak jauh atau kombinasi bahwa setelah Pemerintah Pusat memberikan kebebasan kepada pemerintah daerah untuk membuka kembali sekolah.

Dari survei yang sama, ditemukan bahwa lebih dari sebagian guru membutuhkan pelatihan digital tingkat lanjut.

“Pengadopsian teknologi dalam dunia pendidikan itu merupakan suatu keniscayaan, yang akhirnya didorong dengan terjadinya pandemi ini. Para guru perlu selalu belajar mengikuti perkembangan teknologi, agar dapat terus menyampaikan materi pengajaran yang efektif kepada para pelajar,” ujar Muhammad Ramli Rahim, Ketua Umum, IGI dan JSDI, Selasa (24/11).

Menurutnya, untuk mendukung kebutuhan para guru ini, TikTok Indonesia, bersama dengan IGI dan JSDI, akan mengadakan webinar di 10 kota di seluruh Indonesia, termasuk di Aceh, Makassar, hingga Maluku.

Webinar ini, lanjutnya, akan memberikan pengenalan tentang TikTok, kreasi konten, keamanan digital, dan pemanfaatan platfrom tersebut untuk mendukung kegiatan belajar mengajar para guru.

Kegiatan itu diselenggarakan mulai Desember 2020, webinar ini juga diharapkan dapat menjangkau lebih dari 1000 guru.

“Di TikTok, Kami memahami bagaimana tantangan bagi edukasi terutama para guru di era pandemi ini. Karena itu, kami berharap melalui kerja sama ini, kami dapat mendukung para guru, dosen dan pelaku pendidikan lainnya untuk dapat memaksimalkan penggunaan video singkat sebagai wadah alternatif yang kreatif dan mudah dipahami oleh generasi muda Indonesia,” tutur Angga Anugrah Putra, Head of User and Content Operations, TikTok Indonesia.

Semua ini, dia menambahkan sejalan dengan tujuan TikTol meluncurkan Sama-Sama Belajar di awal tahun, untuk ajak siapapun memperkaya diri dengan ilmu di mana saja dan kapan saja.

Ikatan Guru Indonesia dan Jaringan Sekolah Digital Indonesia sebagai organisasi guru, dosen, dan pemerhati pendidikan di Indonesia menyambut baik kolaborasi ini.

“TikTok merupakan platform yang sedang ramai digunakan oleh para pelajar. Dengan berlatih membuat konten di TikTok untuk mendukung kegiatan mengajar, para guru dapat merangkul dan menjangkau para pelajar dengan lebih efektif karena mengikuti bahasa yang sudah mereka pahami,” ujar Ramli.

Webinar “Memaksimalkan Video Pendek untuk Pendidikan” ini merupakan bagian dari program #SamaSamaBelajar yang diluncurkan TikTok pada Mei lalu. Program yang mendorong konten berbasis edukasi atau skill ini telah mendapatkan lebih dari 35 miliar views dan membawa konten edukasi sebagai salah sau dari top konten di TikTok. (RS)

23
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>