Sebarkan berita ini:

26-Bencana Longsor1SEMARANG[SemarangPedia]-  Tim SAR gabungan mulai menghentikan pencarian korban longsor dan banjir, setelah seminggu beroperasi di dusun Caok dan dusun Donorowati Kabupaten Purworejo, Jum’at (24/6), sekitar pukul 15.09 WIB.

Operasi SAR dihentikan setelah Bupati Purworejo Agus Bastian menarik tim SAR, BPBD, relawan, TNI/ Polri, dan masyarakat setempat.

Agus telah menetapkan masa tanggap darurat dari 19 Juni hingga 18 Juli 2016. Bahkan penghentian dilakukan karena tiga orang dinyatakan hilang selama seminggu dan diperkirakan dalam kondisi sudah membusuk.

“Ketiga korban hilan itu terdiri satu orang asal desa Caok dan dua korban asal Desa Donorati,” ujarnya.

Keputusan penghentian itu, disepakati pada rapat bersama antara Bupati, Muspida, Camat, lurah, tokoh masyarakat, dan ahli waris. Pihak keluarga mengikhlaskan korban yang masih hilang.

Total korban bencana longsor hingga saat ini mencapai sebanyak 43 orang meninggal, 39 korban di antaranya meninggal akibat tertimbun longsor dan empat meninggal karena hanyut terbawa banjir di Kabupaten Purworejo.

Sementara, jumlah data pengungsi saat ini sebanyak 353 orang, terdiri 143 orang di Desa Wironatan dan 210 orang di Desa Jelok. Sedangkan, kerusakan rumah sebanyak 143 unit, meliputi 63 rumah rusak berat, 38 rumah rusak sedang, dan 42 rumah rusak ringan.

Diperkirakan kerusakan rumah dan infrastruktur akibat banjir dan longsor di Kabupaten Purworejo mencapai senilai Rp15,73 miliar.

Data terkini, korban longsor di Kebumen ditemukan dua korban longsor di Desa Sampang, Kamis (23/6/2016) pukul 11.30WIB. Secara keseluruhan korban menjadi tujuh orang meninggal akibat banjir dan longsor, dan satu orang masih hilang.

Terpisah, Bupati Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo telah menetapkan masa tanggap darurat sejak 19 Juni 2016 hingga 18 Juli 2016. Terdapat, enam orang tewas tertimpa longsor dan semua korban telah ditemukan.

Sedangkan di Kebumen terdapat lima orang tewas akibat banjir dan longsor, serta tiga orang hilang tertimbun longsor. Di Kabaupaten Rembang, Sukoharjo dan Banyumas masing-masing satu orang tewas akibat banjir.

Dengan demikian, total korban jiwa akibat banjir dan longsor di wilayah Jawa Tengah mencapai 59 orang meninggal dunia, empat orang hilang serta 22 orang luka-luka. (RS)

49
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>