Sebarkan berita ini:

27-kopi-muriaSEMARANG[SemarangPedia] – Indonesia, negara kepulauan yang paling kaya dengan tanaman hayati dan pangan tanaman, termasuk kopi. Letak Geografis dan kondisi lahan tanah yang baik menjadikan negeri ini memiliki beragam jenis varian kopi dengan ciri khas dan citarasa yang tersebar se antero dunia.

Sebagian besar masyarakat Indonesia pasti mengenal kopi luwak, Kopi Aceh Gayo, Kopi Bali mupun Kopi Papua Wamena. Kopi itu memang komuditas yang terkenal di Indonesia. Namun ada komuditas kopi yang terbilang menjajikan yakni Kopi Muri.

Pada pameran Kudus Trade Show 2016 yang digelar di Java Mall, Semarang mulai dari 26 Oktober 2016 hingga 30 Oktober 2016  itu, Tim Tapak Muria Kudus membuka stand coffe shop. Selian itu tim yang dikomandoi Donni ini memiliki misi untuk memperkenalkan  mensosialisasikan dan mempopulerkan Kopi Muria.

“Belakangan ini Kopi Muria mulai hilang pamornya yang mungkin karena kopi ini diperlakukan apa adanya dimana proses pemanenan hingga roasting tidak dilakukan maksimlah, sehingga kulitasnya terbilang standart,” ujarnya kepada semarangpedia.com, Kamis. (27/10)

Menurutnya, potensi kopi jenis robusta ini bisa besar dimana lahan kopi di wilayah Kabupaten Kudus mencapai 400 hektare bisa dimanfaakan. Penting merubah pola pikir  masyarakat maupun praktisi akan dalam mempercayai Kopi Muria sebagai kopi berkualitas tinggi juga kestabilan akan pengolahannya.

“Ini yang coba kita tawarkan kepada masyaraat konsumen, Kopi Muria meski tergolong standart tidak seperti kopi terkenal lainya, kita berusaha sajikan dengan standart internasional, sehinga orang bisa lebih mengenal jauh tentang kopi Muria,” tuturnya.

Sajian Kopi Muria yang yang dilakukan Tim Tapak Muria Kudus menggunakan alat espresso manual, V60, kopi tarik, hingga Turkish menarik perhatian pengunjung yang ingin mencicipinya.

“Dalam pameran ini kami  tawarakan untuk Kopi Muria Original kopi hitam dihargai Rp10.000, sedangkan untuk varian Italian coffee, Cappucino, latte ditawrakan  Rp15.000,” ujarnya. (RS)

305
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>