Sebarkan berita ini:

2-ibuSEMARANG[SemarangPedia] – Ketua Tim Penggerak PKK Jawa Tengah Siti Atiqoh mempertanyakan tingginya angka kematian ibu (AKI) di Kota Semarang yang menduduki peringkat dua setelah Kabupaten Kebumen.

Menurutnya, Kota Semarang sebagai Ibukota Jawa Tengah memiliki banyak tenaga medis dan fasilitas kesehatan yang sangat lengkap, sehingga angka kematian ibu itu meragukan.

“Kami akan menyelidiki penyebabnya, saya sendiri penasaran. Padahal sosialisasi kepada ibu hamil sudah dilakukan hingga tingkat RT bahkan ada pengawalan. Tapi AKi di Semarang kok tinggi ya?,” ujarnya dalam seminar bertajuk “Upaya Menekan AKi melalui program sms Bunda” di Semarang, Kamis (2/6).

Dia mengatakan untuk menekan AKI, peran organisasi perempuan sangat membantu program program pemerintah.

“PKK dan organisasi perempuan lainnya harus memperbanyak informasi terkait ibu hamil, mulai deteksi dini, konseling dan mengajak partisipasi lingkungan mengenai gawat darurat ibu melahirkan,” tuturnya. (RS)

324
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>