Sebarkan berita ini:

17-tata-xenonSEMARANG[SemarangPedia] –  PT Mulia Tata Lestari (MTL), diler mitra dari PT Tata Motor Distribusi Indonesia (TMDI) mulai ikut meramaikan pasar mobil niaga, yang semakin tumbuh di wilayah Kota Semarang.

Tjandra Mulia, Direktur Utama PT Mulia Tata Lestari mengatakan penjualan mobil niaga di wilayah Semarang diyakini mampu terjual sebanyak 120 unit, mengingat pertumbuhan bisnis baru di wilayah ibukota Jateng itu semakin meningkat beberapa tahun terakhir ini.

Kehadiran mobil niaga dari Tata Motor, lanjutnya, meski terbilang masih baru di kelasnya. Namun, optimis mampu merebut sebagian pasar hingga diyakini dapat terjual 120 unit per tahun.

Menurutnya, pemasaran merek Tata Motor terbilang baru, namun sejak Mei 2016 atau di periode pra-operasional, Mulia Tata Lestari telah mendapat respon yang sangat baik dari masyarakat konsumen Semarang.

Dengan respon itu, lanjutnya, MTL mulai memasarkan truk ringan Tata Ultra 1012 GW (6 wheel) yang memiliki pilihan dengan panjang 4,2 meter dan 6 meter. Kendaraan niaga itu dapat menampung muatan yang optimal dan memberikan pilihan kepada pelanggan sesuai kebutuhan.

“Respon pasar cukup bagus, sehingga kami optimis target penjualan dapat terlampaui ,“ ujarnya, Senin. (17/10)

Dia menuturkan sebagai diler resmi di Semarang yang diresmikan akhir pekan lalu, kini akan gencar memasarkan produk mobil niaga itu dengan mengajak pelaku usaha untuk melakukan test drive di medan terjal dan berliku, agar mereka mengetahuo pasti ketangguhan produk Tata Motor.

Dengan melakukan tes drive, lanjutnya, konsumen bisa membedakan produk serupa di kelasnya dengan segmen sama setelah menjajal ketangguhan produk tersebut.

“Dari bahan bakar premium, saat tanjakan kondisi mesin bagaimana. Spare part juga tersedia lengkap boleh diuji dengan mobil sejenis produk lainnya,” tuturnya.

Menurutnya, saat ini volume penjualan truk ringan di Semarang mencapai 700 unit setiap tahun. Bahkan mobil niaga Tata Ultra 1012 dipastikan bakal menjadi primadona baru di kelas truk ringan di Semarang.

TMDl masuk persaingan pasar kendaraan niaga di Jawa Tengah secara umum dan Semarang secara khusus dengan mengandalkan Tata Xenon XT (kabin ganda 4×4), Tata Xenon RX (pick up single cabin), Tata Ultra 1012 (truk ringan 6W), Tata Super Ace 1400 cc diesel (pikap kecil), Tata Ace EXZ 700 cc (pikap mini diesel) dan Tata Prima (truk heavy duty/Prime Mover).

Biswadev Sengupta, Presiden Direktur TMDI mengatakan pembukaan diler baru yang bermitra di Jateng di antaranya berada di Solo dan Purwokerto. Namun demikian, diler di bagian utara Jateng dinilai belum ada sehingga perlu bermitra untuk pembukaan diler baru.

“Kami pilih Semarang karena kondisi ekonominya terus bertumbuh,” paparnya.

Dengan hadirnya diler Semarang, TMDI kini memiliki lebih dari 169 customer touch point di seluruh Indonesia yang terdiri dari 35 diler, service center dan parts outlets.

”Semarang merupakan kota yang sangat prospektif untuk Tata Motors. Volume pasar Semarang untuk kendaraan niaga di berbagai kelas secara total sebesar 3.700 unit per tahun. Sebagai merek yang sudah beroperasi selama tiga tahun di Indonesia, TMDI yakin dapat diterima di pasar Semarang. Khususnya di segmen kendaraan niaga kecil dan truk ringan,” ujarnya.

Biswadev optimis merek Tata Motor bakal masuk dalam posisi sepuluh besar kendaraan niaga di dunia yang sanggup bersaing di wilayah Semarang dan Jateng umumnya.

166
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>