Sebarkan berita ini:

13-Tol1SEMARANG[SemarangPedia] – Pekerjaan fisik proyek ruas tol Semarang-Solo sesi III Bawen-Salatiga terancam gagal capai penyelesaian, hingga Lebaran tidak memungkinkan dapat dimanfaatkan bagi kendaraan pemudik .

Kontruksi pekerjaan ruas tol itu sepanjang 17,6 kilometer belum dapat digunakan sesuai usia jalan, mengingat sesuai ketentuan jalan yang baru dibangun memerlukan pengerasan terlebih dahulu.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan bila secara teknis kesiapan tol Bawen-Salatiga belum layak, maka tidak perlu dipaksakan, karena faktor keselamatan pemudik sangat penting saat arus mudik mendatang.

“Kalau ruas tol Bawen-Salatiga tidak bisa dilewati ya jangan dipaksa. Tapi ya terus kita dorong pekerjaan hingga bisa rampung sesuai yang djadwalkan,” ujarnya di Semarang, Senin, (13/6).

Menurutnya, ruas tol ini dipersiapkan sebagai alternatif mengurai kemacetan di pintu tol Bawen pada H-7 Lebaran. Namun demikian, terdapat persoalan teknis lain belum siap, terutama pada jembatan Tuntang sepanjang 370 meter dengan tinggi 56 meter yang belum jadi.

Tol Bawen-Salatiga, lanjutnya, hanyalah jalur alternatif yang dipersiapkan saat arus mudik. Fungsinya hanya salah satu cara mengurai macet di exit tol Bawen, khususnya pemudik yang menuju Solo dan Yogyakarta.

Pihaknya pun masih akan menunggu hasil uji kelayakan dari sejumlah pihak terkait pada persiapan pengoperasian hingga diketahui dapat atau tidaknya tol seksi III dilewati kendaraan. (RS)

“Kalau siap kita langsung pakai, kalau tidak ya jangan. Ngapain kita memaksakan satu jalur tapi keamanannya mengancam. Kan bahaya, lebih baik tunggu sampai betul-betul siap, ” ujar dia.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono pada 27 Mei 2016 lalu sempat meninjau langsung pengerjaan tol Bawen-Salatiga tersebut. Kala itu, pihaknya optimis jalur tol bisa digunakan pada H-7 lebaran nanti.

Basuki bahkan telah mempersiapkan antisipasi lain untuk menghindari jembatan Tuntang yang pasti tak bisa digunakan saat mudik. Alternatif itu dengan membuat jalur masuk baru, tepatnya kendaraan dirahkan ke jalan nasional arah Salatiga melewati perkebunan milik PTPN IX di Dusun Mengkelang, Desa Asinan, Bawen, Kbupaten Semarang. Dari jalan nasional itu kemudian masuk lagi di tol Tuntang.

75
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>