Sebarkan berita ini:

29-Tol Bawen1SEMARANG[SemarangPedia] – Jalan tol seksi Bawen-Salatiga mulai dioperasikan sementara untuk menampung arus mudik, setelah sebelumnya dilakukan geladi bersih/pengecekan pada Rabu lalu. Ruas tol sepanjang 14,5 km itu kini sudah dibeton dan dinyatakan siap dilewati.

Kepala Dinas Bina Marga Bambang Nugroho mengatakan geladi bersih dengan fokus pengecekan kesiapan fasilitas dan sarana-prasarana keamanan pengguna jalan, mulai dari marka jalan, rambu, dan rest area di Km 20 sudah dilakukan.

‘’Jika tidak ada kendala, mulai dioperasikan Kamis ini (29/6),’’ ujarnya saat Rakor Kesiapan Menghadapi Hari Raya di lantai II Kantor Gubernur Jateng, Rabu (29/6).

Pengguna jalan tol semula harus memutar Jembatan Kali Tuntang yang menjadi bagian jalan tol ruas Bawen-Salatiga di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang karena belum bisa dilalui. Pemudik akan diarahkan keluar menuju jalan nasional Bawen-Salatiga melalui jalan milik PTPN IX di Desa Asinan, Bawen. Kemudian pemudik masuk tol lagi lewat Jalan Tlogo, Tuntang, dan keluar tol di Tingkir, Kota Salatiga. namun sekarang kemungkinan sudah bisa masuk tol.

bagi pemudik yang kelelahan bisa beristirahat di rest area Km 20 yang dilengkapi dengan dua kantin dan toilet. Rest area itu bisa menampung 300 orang. Selain jalan tol Bawen-Salatiga, tol Solo-Kertosono sepanjang 25 km juga akan dibuka untuk pemudik.

Mereka akan masuk melalui Klodran (Solo) dan keluar melalui Sidoharjo (Sragen). Kondisi jalan dipastikan sudah dibeton. Bahkan seluruh jalur mudik di Jateng siap untuk dilintasi baik jalur Pantura, Tengah, Selatan dan jalur alternatif. Kesiapan juga termasuk di Jembatan Kali Pah Tegal yang sudah selesai pengerjaanya.

Menurutnya, untuk Jembatan Sipait (Pekalongan) ada pembersihan dan dikerjakan siang malam dan Kamis pagi sudah berfungsi.

Sebagai antisipasi kepadatan arus exit tol di Brebes Timur, disiapkan jalur lingkar Brebes sepanjang 2,8 km.

Jalur ini diharap bisa memecah arus kendaraan yang menuju Tegal. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Jateng Satriyo Hidayat mengatakan, telah memasang 375 penerangan jalan umum (PJU). Pihaknya juga menyiapkan 18 jalur sekunder di berbagai titik.

Jalur sekunder itu merupakan jalur mudik yang terkoneksi. Di lokasi juga telah disiapkan petugas, termasuk penunjuk arah, seperti jalur sekunder untuk mengalihkan arus di Jembatan Sipait Pekalongan. Rutenya, dari Comal-Sragi- Kedungwuni-Doro-Bandar-Bawang-Limpung- Banyuputih. Dari arah Bawang bisa dipecah lagi menuju Sukorejo, Boja, Kaliwungu, dan Ungaran.

Jalur sekunder pengalih kepadatan Pantura dimulai dari Batas Jawa Barat Bantarsari- Ketanggungan-Slawi-Randudongkal- Bantarbolang-Kebonagung-Wonotunggal- Bawang-Sukorejo-Boja-Uangaran- Semarang-Solo.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta Dishub menambah aplikasi layanan informasi melalui bekerja sama dengan Telkom, BRI atau Dirjen Perhubungan darat karena mereka juga sudah memiliki aplikasi.

380
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>