Sebarkan berita ini:

tol-Sesi-IIISEMARANG[SemarangPedia] –  Proyek pembangunan ruas tol sesi III Bawen-Salatiga diharapkan sudah dapat beroperasi sebelum Lebaran tahun ini, sebagai upaya untuk mengurangi kepadatan kendaraan arus mudik, meski pembangunan fisik belum seluruhnya rampung 100%n.

Wakil Ketua Komisi D (Bidang Pembangunan dan ekonomi) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Tengah Hadi Santoso mengatakan PT Jasa Marga sebagai pengelola  ruas tol itu bisa menselesaikan, terutama untuk pelaksanaan agenda tahunan mudik Lebaran.

“Pemerintah pusat bisa memerintahkan kepada Jasa Marga untuk mempercepat penyelesaian ruas tol itu, agar dapat dimanfaatkan bagi pemudik yang memasuki Jawa Tengah jalur tengah,” ujarnya, Jumat. (29/4)

Menurutnya, proses penyelesaian, masih diperlukan koordinasi lintas sektoral pihak terkait, karena saat ini masalah krusial yang belum juga usai berkaitan dengan kendala masalah tanah dan masalah material untuk bahan urukan.

“Dalam kunjungan kerja DPRD beberapa waktu lalu, masih ditemukan beberapa hal yang perlu diselesaikan secepatnya terutama untuk bahan urukan, selain masih terdapat 17 bidang sertfikat tanah yang belum juga selesai,”tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjamin ruas jalan tol sesi III Bawen-Salatiga sudah bisa beroperasi sebelum Lebaran tahun ini.

Pembangunan jalan tol tersebut, lanjutnya, sudah dikebut meski ada beberapa titik yang mengalami keterlambatan akibat molornya proses pembebasan lahan.

Menurutnya, problem pembebasan lahan tol beberapa waktu lalu di antaranya satunya adalah belum adanya dana untuk membayar ganti rugi.

Permasalah ini, dia menambahkan beberapa waktu lalu sudah disampaikannya kepada Menteri Pekerjaan Umum (PU) dan bahkan disampaikan langsung kepada Presiden RI Joko Widodo dan hasilnya, dana talangan pengadaan tanah dari Badan Layanan Umum (BLU) tol akan dicairkan segera untuk percepatan pengerjaan.

Dia optimis target ini akan tercapai karena perwakilan PT Trans Marga Jawa Tengah (TMJ) sebagai pengelola tol menyampaikan, tidak ada masalah dan bisa dikebut pembangunannya.

Dana talangan BLU Tol itu, akan digunakan untuk mempercepat proses pembebasan lahan warga yang terkena proyek, di antaranya yang berada di wilayah Kabupaten Semarang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Karanganyar.

Ketua Tim Pengadaan Tanah (TPT) Seksi III ruas Bawen-Salatiga, Budi Heru Prasetya, mengatakan di wilayah itu masih terdapat 96 bidang lahan yang terkena tol belum rampung pembebasan lahannya.

139
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>