Sebarkan berita ini:

PUWOKERTO[SemarangPedia] – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 3 Jawa Tengah dan DIY memastikan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah dan DIY terbentuk pada 2017 dari saat ini masih terdapat hanya delapan unit yang mulai berjalan.

Direktur Pengawasan Jasa Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 3 Jawa Tengah dan DIY Hizbullah mengatakan TPAKD di seluruh kabupaten/kota di dua provinsi itu ditargetkan sudah terbentuk dan rampung pada 2017.

Saat ini, lanjutnya, masih delapan TPAKD yang sudah dibentuk OJK meliputi Kota Surakarta, Kabupaten Brebes, Kota Tegal, Kabupaten Batang, Kota Pekalongan, Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Kudus.

Menurutnya, TPAKD  akan mengkoordinasi industri jasa keuangan untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar tingkat literasi dan inklusi di Jawa Tengah dan DIY meningkat, dari saat ini literasi masih mencapai 19% dibawah tingkat literasi nasional.

“Jawa Tengah diharapkan pada 2018 mampu meningkat 30% tingkat literasinya dengan kerja sama OJK, industri keuangan dan pemda setempat,” ujarnya dalam pelatihan dan sosialisasi kepada wartawan ekonomi di wilayah kerja Kantor OJK Regional 3 Jateng dan DIY di Purwokerto, Selasa (13/12).

Pemda, dia menambahkan diharapkan juga menyiapkan program untuk pembiayaan dengan data base yang layak untuk siapa saja yang akan dibiayai hingga penyaluiran pembiayaan itu bisa tepat sasaran kepada mereka yang membutuhkan.

Sementara Kepala Bagian Informasi dan Dokumentasi dan Kemitraan Pemerintah Daerah OJK Kantor Regional 3 Jawa Tengah dan DIY Uun Ilyana menuturkan masih terdapat banyak masyarakat yang hanya mengetahui jasa keuangan sebatas perbankan, mengingat jasa keuangan lain seperti pasar modal, asuransi dan sejenisnya belum diketahui.

“Setidaknya sumber pembiayaan sektor yang paling rendah literasinya adalah pasar modal,” tuturnya.

Menurutnya, OJK juga akan membentuk Forum Komunikasi Jasa Keuangan Daerah yang merupakan forum untuk berkoordinasi dan bersinergi antara OJK dan perwakilan industri jasa keuangan di daerah.

Di wilayah Jateng, lanjutnya, saat ini terdapat sebanyak 200 lembaga keuangan yang diharapkan bakal menjadi motor penggerak keberhasilan TPAKD. (RS)

217
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>