Sebarkan berita ini:

21-demoSEMARANG[SemarangPedia] – Puluhan massa yang tergabung dalam Hizbut Tahrir menggelar aksi unjukrasa di Bundaran Air Mancur Jalan Pahlawan Semarang, Jumat (21/10).

Dengan membawa bendera dan spanduk mereka mengecam keras terhadap pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok di Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu terkait ayat 51 dari surat Al Maidah yang dinilai telah melecehkan umat islam di Indonesia.

Dalam orasinya, Hizbut Tahrir itu menilai pernyataan Ahok dalam kunjungan kerja di kepulauan Seribu secara sadar menyatakan orang yang tidak memilih dirinya dalam Pilgub DKI Jakarta 2017 mendatang, atas dasar Surah Al Maidah 51 dalam Alquran sebagai pembodohan.

Melihat kondisi itu, Hizbut Tahrir menuntut kepada penegak hukum segera mengusut tindakan penghinaan terhadap Alquran yang dilakukan oleh Gubernur DKI itu.

Menurut Koordinator Aksi Unjukrasa Safadin, bila merujuk KUHP pasal 156a dan Undang Undang no1/PNPS/1965 tentang pencegahan Penyalahgunaan dan Penodaan Agama, maka pernyataan Ahok secara sah telah melanggar hukum.

“Pernyataan Ahok itu, telah melecehkan umat Islam di Indonesia. Selain itu, pernyataan Ahok telah melanggar aturan perundang-undangan yang berlaku,”  ujarnya.

Aksi unjukrasa di Bundaran Air Mancur itu, mendapat pengawalan dari aparat kepolisian. Arus lalulintas di sepanjang jalan Pahlawan sempat tersendat, meski aksi berjalan damai. Namun, kesigapan petugas polisi yang berjaga di lokasi, ketersendatan lalulintas dapat diurai. (RS)

90
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>