Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) akan terus mendorong para dosen untuk menghasilkan karya tulis dan kemudian mempublikasikan hasil penelitiannya.

Upaya itu akan dilakukan di antaranya dengan menggelar sosialisasi dan pelatihan aplikasi Science and Technology Index (Sinta) 2.  Pelatihan ini  menghadirkan langsung pengembang aplikasi tersebut Dr Imam Ibnu Subroto.

Rektor UPGRIS Dr Muhdi SH Mhum mengatakan Sinta merupakan  sebuah portal berisi pengukuran kinerja ilmu pengetahuan dan teknologi yang meliputi kinerja peneliti, kinerja jurnal, kinerja institusi Ilmu pentahuan dan teknologi untuk mendorong budaya publikasi ilmiah.

“Pelatihan kali ini digelar, sebagai upaya untuk membekali para dosen agar memahami tentang penggunaan aplikasi Sinta 2 untuk publikasi hasil penelitian,” ujarnya usai membuka pelatihan aplikasi Sinta 2 Kemenristekdikti di lantai 7 kampus UPGRIS, Jl Sidodadi, Semarang, Jumat. (20/10)

Dia mengharapkan pelatihan ini juga mampu menaikkan peringkat penelitian UPGRIS di peringkat 66 dan 23 untuk pengabdian Kemenristekdikti, sehingga  para dosen akan terus dimotivasi untuk membuat penelitian terutama yang bisa bermanfaat bagi masyarakat banyak.

“Tidak hanya publikasi ilmiah, namun penelitian mesti memberi dampak kemanfaatan langsung bagi masyarakat,” tuturnya.

Ketua LPPM UPGRIS Suwarno Widodo menambahkan aplikasi ini akan menjadi wahana yang dapat menjembatani publikasi bagi dosen dan akan menjadi media dalam regulasi Kemenristekdikti.

“Sistem aplikasi ini diharapkan mampu memotivasi para peneliti khususnya di UPGRIS untuk lebih giat menghasilkan publikasi,” ujarnya.

Sinta, lanjutnya, memiliki fungsi relasi, sitasi, dan pengindex. Selain Sinta juga menggunakan sistem entry exit digital dan dikelola secara multisektor yang mempunyai tugas dan fungsi sinergis yakni Kemenristekdikti dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

“Dengan Sinta diharapkan daya saing jurnal publikasi ilmiah pun mampu mengalami peningkatan tajam,” tuturnya. (RS)

Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>