Sebarkan berita ini:

6_sesi Kepala sekolah mempresentasikan hasil startegi peningkatan kualitas di sekolahnya kepada sekolah lainSEMARANG [SemarangPedia.com] – USSAID PRORITAS sebagai Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat memfasilitasi sekolah mitra Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK) di Jawa Tengah untuk meningkatkan kualitas dengan memberikan penguatan pengelolaan melalui kegiatan supervisi kepala sekolah.

Kegiatan itu, dilakukan karena supervisi dapat memetakan kelemahan guru seperti dalam penguatan materi yang masuk dalam Ujian Nasional (UN), selain salah satu faktor sukses sekolah dan outputnya adalah manajemen sekolah yang bermutu.

Fasilitas USSAID dilakukan dalam sebuah pelatihan modul III praktik yang baik dalam manajemen sekolah yang di delar Grand Candi Hotel, Selasa (5/4).

Dalam pelatihan ini peserta diberikan pemahaman tentang bagaimana meningkatkan kualitas guru dan manajamen sekolah melalui kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB).

“Pemahaman ini di antaranya tentang bagaimana melakukan supervisi formatif oleh kepala sekolah kepada guru untuk memetakan kebutuhan guru dalam meningkatkan kualitas diri dan siswanya,” ujar Spesialis Pengembangan LPTK USSAID PRIORITAS Jawa Tengah Afifuddin, dalam pelatihan itu.

Doktor Alumni Penguraun Tinggi Australia mengatakan guru, komite dan kepala sekolah dalam pelatihan diberikan pemahaman tentang peningkatan mutu guru melalui pengembangan keprofesian berkelanjutan, sehingga kepala sekolah dapat membantu guru pada saat menilai guru dalam penilaian kinerja guru (PKG).

Hasil supervisi misalnya, dia menambahkan menunjukkan banyak kelemahan guru dalam penguatan materi UN, sehingga guru dapat diberikan penguatan baik itu melalui pelatihan atau bentuk lain untuk menguatkan kelemahan tersebut secara berkelanjutan.

Afifuddin menututurkan selama ini continuing profesional development belum terprogram dengan baik di sekolah, hanya masih memenuhi kewajiban penilaian semata. Bahkan PKB masih belum dijalankan secara sistematis baik oleh guru, kepala sekolah, komite sebagai perwakilan wali siswa, meski kebijakan pemerintah sudah mengeluarkan UKG, PKG, dan PKB, namun masih banyak yang formalitas.

Dalam pelatihan selama dua hari itu, di hadiri 95 peserta perwakilan terdiri 19 sekolah mitra Universitas Negeri Semarang dan UIN Walisongo terdiri dari kepala sekolah, guru dan komite sekolah dilatih tentang bagaimana mengkaji kemajuan sekolah, keterampilan menyimak dalam MBS, peningkatan mutu pembelajaran – peran kepsek dan pengawas, peran guru, dan peran komite sekolah.

96
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>