Sebarkan berita ini:

27-vaksin-palsuSEMARANG[SemarangPedia] – Vaksin yang diduga palsu tanpa mencantumkan nomor izin edar dan tanggal kedaluarsa ditemukan di dua klinik swasta di Semarang. Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Semarang, kini masih fokus menelusuri sarana rumah sakit dan klinik swasta tersebut.

“Jenis vaksin yang kita temukan adalah BCG dari dua lokasi yang sudah diketahui dari klinik di Semarang,” ujar Kepala BPOM Semarang, Endang Pudjiwati, di kantor Gubernur Jateng, Selasa (28/6).

Menurutnya, pada Senin (27/6) pihaknya berhasil menelusuri 15 sarana, sementara Selasa (28/6) berhasil menelusuri di 17 sarana.

Namun demikian, lanjutnya, vaksin tersebut masih berupa sampel dan nantinya akan dilakukan tindak lanjut dengan uji laboratirum. “Itu masih sampel, harus dibuktikan melalui uji laboratorium. Tapi kita patut curiga karena dari penyalurannya tidak dilengkapi surat-surat resmi,” tuturnya.

Sampel tersebut, dia menambahkan akan dibawa ke Jakarta untuk dilakukan uji laboratorium guna mengetahui komposisinya. Langkah itu ditempuh karena Semarang belum mampu melakukan uji laboratorium sampai tingkat komposisi.

“Yang jelas, barang vaksin itu berasal dari pedagang besar farmasi,” ujarnya.

Dia mengatakan apabila sampel yang ditemukan tersebut ternyata palsu, BPOM Semarang akan merekomendasikan ke pihak pemberi izin agar sarana kesehatan tersebut diberikan sanksi.

Sebelumnya, Tim Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Mabes Polri (Tipideksus) menangkap pasutri yang merupakan distributor vaksin palsu di Semarang. Pasutri itu ditangkap di sebuah hotel di Semarang.

Penangkapan pasutri ini merupakan hasil pengembangan para tersangka kasus yang sama di Jakarta beberapa hari lalu.(RS)

 

123
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>