Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia]  – Penyanyi senior dan sekaligus diva Indonesia Vina Panduwinata lurutkan kenangan masa manis ratusan penonton saat tampil memukau di Café Nestcology Land of Gastronomy, di Jalan Tambora, Semarang, Jumat malam. (28/4)

Mini konser tunggal bertajuk Aku Makin Cinta: In Commerating Kartini’s Day itu, wanita bernama asli Vina Dewi Sastaviyana Panduwinata membawakan sejumlah tembang hits lawasnya di era 80-an.

Mulai dari Burung Camar, Surat Cinta, Logika, Citra Biru, Bawa Daku Kisah Insani, Suara Hati Yang Damai, Cinta maupun Satu Dalam Nada Cinta,  dialunkan dengan energik dan ceria, hingga mengesankan, bahkan penonton hanyut dibawa larut mengenang masa indah pada era 80-an.

Si burung camar itu tidak banyak perubahan, meski usianya sudah setengah baya memasuki 58 tahun, masih terlihat energik tampil dengan suara khasnya hingga penonton pun yang telah melupakan syair lagu-lagunya kembali menjadi hafal mengikuti alunanan lagu yang dibawakannnya.

Tidak mengherankan, jika para penonton banyak yang ikut bergoyang meski hanya berdiri dan di tempat duduk masing-masing. Vina merupakan artis seangkatan Ikang Fauzi, Mayangsari, Ravika Duri dan Dewi Yul yang hingga saat ini masih memiliki banyak penggemarnya.

Tidak dipungkiri memang, banyak artis generasi muda belajar dengan Vina baik suara dan gaya.   Kariernya semakin lengkap karena dia beberapa kali mengikuti Festival Lagu Populer Indonesia (FLPI) dan bahkan mendapatkan gelar ‘macan festival’.

Lagu-lagu yang dibawakan Vina Panduwinata sampai sekarang masih banyak diputar dan diaransemen ulang oleh penyanyi lain.

Tiga puluhan tahun bukanlah sebuah rentang waktu pendek, bagi seorang artis untuk dapat tetap eksis di dunia musik, umumnya upaya yang dilakukan selain rajin mengeluarkan album juga menggelar konser untuk umum. Namun penyanyi yang satu ini memang unik. Vina hingga saat ini masih eksis di dunia musik Indonesia, terbukti dengan seringnya tampil di layar kaca  maupun permintaan manggung di mana-mana.

Bahkan 30- an perjalanan kariernya, dia kembali memperoleh kesempatan sebelumnya tampil dalam konser tunggal di kota kelaihirannya beberapa waktu lalu, kini kembali manggung tunggal di Semarang.

Sebuah momen spesial pun tercipta kala wanita kelahiran Bogor 1959 dengan berbusana kebaya bermanik dan bermotif serba hitam karya Anne Avantie dipertemukan oleh siswa siswi SMA dari YPAC Semarang.

Mereka terdiri Ahmad Fawaz, Satria Ari Pratama dan Cicilia Dian. Meski terbilang muda mereka bertiga begitu mengandrugi lagu – lagu wanita yang sering dipanggil Mama Ina itu.

“Mama ku sangat ngefans sama Mama Ina dan saya pun juga dan suka lagu Surat Cinta,” ujar Ahmad Fawaz.

Langsung saja dengan gestur lembut dengan berselimut raut haru, Vina bernyayi bersama sekaligus mengharu biru dengan siswa – siswi YPAC.

Ratusan penonton pun juga turut bernyanyi bersama dalam suasana hangat hingga larut malam. Selain konser tunggal, acara itu juga dimeriahkan penampilan 5 model berbusana The Heritage Karya Anne Avantie. (RS)

272
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>