Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Wahabisme yang menjadi paham resmi negara Kerajaan Saudi Arabia (KSA) sangat menentang penerapan sistem khilafah.

Dosen dan Kepala Penelitian Humaniora King Fahd University Arab Saudi Prof Dr Sumanto Al Qurtiby, Ph D mengatakan wahabisme di KSA sangat mendukung gerakan nasionalisme  yang menyatukan beberapa kawasan di semenanjung Arab menjadi sebuah negara, KSA

“Wahabisme menginspirasi bangsa Arab yang tinggal di kawasan semenanjung  Arab untuk mendirikan negara KSA yang  diproklamirkan pada 23 September 1932,” ujar Sumanto dalam Dialog Politik bertema Persimpangan Jalan (Praktek Politik di AS, Arab dan Indonesia) yang diselenggarakan DPW PPP Jateng di Semarang, Rabu (31/7)

Menurutnya, wahabisme menolak atau tidak setuju dengan sistem khilafah yang berseberangan dengan paham kebangsaan yang sedang digelorakan untuk memperkokoh  KSA di kawasan Timur Tengah.

Jadi, lanjutnya, sejatinya sejak awal hingga kini pemerintahan Saudi Arabia bersama paham wahabinya sangat menentang sistem khilafah. Gerakan wahabisme di KSA menjadi pendukung rezim pemerintahan yang ada hingga sekarang.

Dia menambahkan, kalau saat ini di Indonesia ada yang mempersepsikan wahabisme bergandengan tangan dan erat dengan gerakan radikalisme atau bersinergi dengan pihak-pihak yang yang menginginkan penerapan sistem khilafah dan berseberangan dengan paham nasionalisme maka patut diduga kuat mereka itu Wahabi palsu atau KW serta patut  dipertanyakan kewahabiannya.

Karena, tutur Sumanto, Wahabi yang dari daerah asalnya itu sangat nasionalis, sehingga masyarakat harus bersikap cerdas dalam merespon isu-isu di seputar ideologi.

Ketua DPW PPP Jateng, H Masruhan Samsurie menuturkan isu-isu politik yang dibalut dengan Islam, terutama yang terjadi di Indonedia sangat lekat dengan isu- isi Islam yang diusung PPP.

“Karena itu umat Islam Indonesia, khususnya warga PPP harus cerdas dalam merespon isu-isu Islam dan kebangsaan,” tuturnya. (SMH/RS)

30
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>