Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Museum Old City 3D Trick Art yang berada di Kawasan Kota Lama di Jalan Letjen Suprapto nomor 26 atau arah Barat dari Gereja Blenduk semakin hari terus menyedot animo pengunjung baik dalam maupun luar kota Semarang.

Daya tarik museum tiga dimensi yang beroprasi pada 1 Juni 2016 lalau itu tidak lain adalah deratan wahana gambar foto berilusi tiga dimensi yang seakan nyata. Dari kurang lebih 100 wahana yang ditampilkan, salah satu wahana terbarunya Omah Kuwalik terbilng paling memiiki daya tarik.

Omah kuwalik (rumah terbalik) yang hadir di di kawasan wisata Kota Lama itu mulai buka pada 24 Desember 2016 menampilkan empat display yang menghibur pengunjung. Di museum itu pengunjung diajak menyusur sekaligus mewujudkan kreatifitas berfoto dengan latar kamar mumet, ruang fitnes, kamar tidur dan dapur.

Evelyn Citra, Marketing Old City Old City 3D Trick Art Museum mengatakan hadirnya Omah Kuwalik merupakan bagian dari pengembangan dan mengikuti trend yang berkembang saat ini.

“Meski sudah terdisplay, wahana Omah Terbalik ini akan terus diupayakan ditata sedemikan rupa dengan penambahan lainya untuk kenyamanan pengunjung,” tuturnya kepada semarangpedia.com, Kamis. (5/1)

Selama liburan, lanjutnya, baik libur sekolah, Natal dan Tahun Baru pengunjung terus berdatangan tidak hanya mereka yang berasal dari kota Semarang, namun dari berbagai penjuru kota lainnya.

“Khusus bertepatan liburan tersebut harga tiket masuknya Rp60.000 sampai 8 Januari 2016 setelah itu kembali normal menjadi Rp50.000,” ujarnya.

Salah satu pengunjung yang mencoba mengabadikan moment foto berlatar 3D itu adalah Deny.  Bersama rombongan keluarga besarnya, mereka berkeliling, berfoto keseluruhan display wahana yang memiliki luas1.000 m2 itu.

Sesampainya di wahana Omah Terbalik keseruan keluarga besar itu begitu tercipta. Sesekali mereka kebingungan menentukan gaya mencari sudut pandang foto yang tepat namun staf Old City membantu mengarahkan.

“Kebetulan pas momen liburan ini saya ajak keluarga untuk refreshing di Wahana Old City yang terbilang mengihibur,” tutur pria yang berdomisili di Semarang , namun bekerja bekerja di Jakarta itu. (RS)

1.153
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>