Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Sejumlah Warga dikejutkan dengan adanya seorang mayat perempuan yang ditemukan di pinggir  Jalan Pramuka Kecamatan Gunungpati, Jumat (13/11).

Informasi warga sekitar mayat malang tersebut diduga korban pembunuhan.  Korban yang mengenakan jaket berwana merah diketahui bernama Eny Listiyani warga kampung Ngabean RT 4/RW 4 Gunung Pati dan terlihat tergeletak di pinggir kebun.

Bahkan motor korban Honda Beat berwarna merah H 3684 DQ juga tergeletak di pekarangan yang ada di lokasi tersebut. Selain itu tampak juga rokok merek Dji Sam Su tergeletak di pinggir jalan.

Keluarga korban, Tiara Listiani menuturkan sehari sebelum ditemukan meninggal dunia, korban menghubungi ibunya tidak pulang ke rumah sehabis kerja. Namun korban tidak memberitahukan keberadaanya.

“Semalam korban memebri kabar ,melalui telepon bahawa dia tidak pulang. Tapi tidak tahu kemana,” tutur Tiara.

Namun, lanjutnya, pagi harinya korban kembali menelpon bahwa akan berangkat kerja. Korban bekerja di daerah Susukan Kabupaten Semarang. Korban kembali memberitahui lagi pukul 07.00 WIB yang mengatakan mau berangkat kerja.

Dia mengetahui korban meninggal dunia di Jalan Pramuka setelah diberitahu tetangganya melalui what’s app. Bahkan ditunjukan motor korban yang telah tergeletak di pekarangan.

“Saya dikirimi foto motornya dan plat nomor motor korban. Tapi saya tidak ingat nomor polisinya ingatnya tahun motornya saja,” ujarnya.

Dia yakin jenazah itu adalah saudaranya setelah mendapat kiriman video korban, karena dalam video tersebut ciri-ciri jaket dan helm yang masih menempel di mayat tersebut sama dengan dikenakan saudaranya.

Menurutnya, korban dikenal dengan orang yang tertutup. Namun rencananya korban akan menikah pada bulan  depan.

Jenazah Emy Listiani (26) telah dievakuasi  sekitar 11.00 WIB. Namun keluarga merasa ada yang janggal dengan kematian korban.

Keluarga korban, Eko Wahyuningsih mengatakan informasi yang diterimanya dari Kepolisian bahwa terdapat benjolan di tempurung kepala korban sebelah kanan. Saat dipegang kepala korban dalam keadaan memar.

“Kepalanya sebelah kanan benjol dan empuk kayak bekas pukulan. Tapi kalau kepala sebelah kiri tidak ada bekas apapun,” tuturnya.

Menurut dia, kejanggalan lainnya adalah  saat kejadian korban perhiasan korban sudah tidak menempel di tubuhnya. Namun biasanya korban selalu mengenakan perhiasan.

Sementara itu, Kapolsek Gunungpati Kompol R Arsadi  KS SE MH mengatakan Polisi masih dalam pengembangan penyidikan untuk motif meninggalnya korban yang berubusial EL. (RS)

84
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>