Sebarkan berita ini:

JOLOTUNDO
SEMARANG [SemarangPedia] – Pembongkaran Rumah yang menjorok ke Jalan jolotundo sampai saat ini belum selesai, pasalnya rumah yang sudah dibongkar sendiri oleh pemiliknya menyisakan material yang berserakan di jalan raya. Akibatnya material tersebut membuat salah seorang pengendara terjatuh dan mengalami luka luka.

Bangunan yang sudah tinggal kerangka besi ini sebenarnya sangat menganggu aktivitas warga, selain banyaknya kejadian kecelakaan yang diakibatkan material yang berserakan serta ketidak tahuan medan jalan bahwa disitu ada pembatas.

Hal itu disampaikan Sakuri warga RW 2 RT 7 Kelurahan Sambirejo, banyak sekali pengedara motor yang terjatuh di area bangunan tersebut. “Proses pembongkaran yang dilakukan pada sekitar bulan April lalu sampai sekarang memang terus dilakukan, tetapi dalam pelaksanaannya saya nilai itu sangat lambat, ” ujarnya.

“Pada bulan ini proses pembongkaran mau lembur oleh pekerjanya, jadi di tunda dulu karena mengingat lokasi yang bersebelahan dengan masjid takutnya menganggu aktvitas masjid pada bula ramadhan ini,” tuturnya.

Kepala Dinas Bina Marga Kota Semarang, Iswar Aminnudin memberikan waktu seminggu kedepan proses pembongkaran harus selesai. “Kita sudah sampaikan ke pemilik rumah yang melakukan pembongkaran sendiri. Memang dari pemilik rumah ada bagian bagunan yang mau di manfaatkan lagi,” ujarnya.

110
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>