Sebarkan berita ini:
Walikota Semarang Hendrar Prihadi Saat menyaksikan SNC 2016
Tengah Walikota Semarang Hendrar Prihadi Saat menyaksikan SNC 2016

SEMARANG [SemarangPedia] – Liburan panjang kali ini Kota Semarang menyuguhkan Semarang Night Carnival (SNC) 2016, yaitu kegiatan tahunan yang bertepatan HUT Kota Semarang ke-469. Sebanyak 800 peserta berkostum ikut andil SNC 2016 serta berjalan mengelilingi Kota Lama Semarang.

Taufan Y, Kasi Pagelaran Kesenian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, menjelaskan bahwa rute yang akan ditempuh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kali ini dimulai dari Gereja Gereja St Yusuf Paroki Gedangan di Jalan Ronggowarsito menuju ke Kota Lama.

Kosep unik serta rute baru yang kini tunjukkan oleh Semarang Night Carnival (SNC) 2016 dibanding pada penyelenggaraan sesudahnya. Selain tema yang mengangkat ikon Semarang yakni Fantasi Warak Ngendog, gelaran juga dilangsungkan sebagai destinasi Kota Lama Semarang.

Kiri Kombes Pol Burhanudin Kapolrestabes Semarang, Danlanal Kolonel Laut (P) Elka Setyawan saat menghadiri acara SNC 2016.
Kiri Kombes Pol Burhanudin Kapolrestabes Semarang, Kolonel Laut (P) Elka Setyawan Danlanal Semarang saat menghadiri acara SNC 2016.

Ribuan masyarakat tumpah ruah serta memadati jalan-jalan di Kota Lama tepatnya didepan Taman Srigunting, tempat devile parade melakukan gelaran di hadapan Walikota Semarang Hendrar Prihadi dan beberapa pejabat.

“Walaupun turun hujan pada saat pagelaran SNC 2016 kali ini, namun serangkaian kegiata SNC ke-VI ini berjalan lancar hingga akhir. Serta saya sangat kagum kepada warga masyarakat Kota Semarang tidak beranjak walaupun dalam kondisi hujan,” kata Hendrar Prihadi.

Parade devile yang dimulai sejak pukul 7 malam yang mengambil start di pelataran Gereja Gedangan Jalan Ronggowarsito. Iring-iringan parade diawali dengan marching band dari PIP Semarang serta dilanjutkan parade devile empat tematik warak ngendog.

Walikota Semarang Hendi sapaan akrabnya, menyampaikan SNC 2016 merupakan rangkaian HUT Kota Semarang ke-469. Meski sudah sangat tua, namun bukan menjadi renta, tapi semakin kuat, mantap, dan berisi. Bahkan tema Warak Ngendog diangkat sebagai simbol pemersatu warga Semarang sebagai wujud alkulturasi budaya dari Jawa, Cina, dan Arab.

Antosias Masyarakat Saat Menyaksikan SNC 2016
Antosias Masyarakat Saat Menyaksikan SNC 2016

“SNC yang diselenggarakan di Kota Lama sebagai komitmen kami agar wilayah heritage ini menjadi tempat wisata yang lebih dikenal dan bisa mendongkrak kunjungan wisatawan untuk datang kesini,” terangnnya.

Wakil Wali Kota Hevearita G. Rahayu, menambahkan bahwa, kegiatan SNC 2016 semakin menghidupkan dan mempromosikan Kota Lama. Menurutnya, harus banyak even lagi di wilayah tersebut sembari saat ini terus dilakukan pengembangan di Kota Lama agar kota lama menjadi destinasi wisata.

Hevearita yang juga menjabat Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BP2KL), sangat apresiasi dengan gelaran SNC 2016 ini. Menurutnya, bisa menghidupkan kawasan cagar budaya yang selama ini mati suri.

Atraksi Marching Band dari PIP Semarang
Atraksi Marching Band dari PIP Semarang

“Pagelaran SNC 2016 bisa sebagai pionir untuk menggerakan even di Kota Lama, Pemkot akan terus mendorong area Kota Lama menjadi salah satu destinasi andalan di Kota Semarang,” tuturnya.

157
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>