Sebarkan berita ini:

15-kartu-e-ktpSEMARANG[SemarangPedia] – Keputusan Kementerian Dalam Negeri yang memundurkan jadwal perekaman E KTP yang semula akhir tempo jatuh pada  September menjadi pertengahan 2017, sebagai upaya memberikan kesempatan bagi warga yang belum melaksanakan perekamana data E-KTP itu..

Kebijakan itu, merupakan kabar kembira, sekaligus kesempatan berharga khususnya warga Kota Semarang yang belum sempat melakukan perakaman data E-KTP.

Perlu diketahui kehadiran Elektronik Kartu Tanda Penduduk (E – KTP) ditengah perkembangan jaman saat ini memang penting. Tidak dipungkiri realisasinya ada pro dan kontra dari kebijakan mengunakan (E – KTP), namun masyarakat mau tidak mau harus bisa mengkutinya.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meminta kepada warga Kota Semarang untuk segera melakukan perekaman data bagi yang belum memiliki KTP elektronik, mengingat batas pengajuan terakhir E KTP telah mundur menjadi pertengahan 2017 yang ditetapkan oleh Kementerian Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.

Hendi sapaan akrab Hendrar Prihadi menuturkan, saat ini masih banyak warga yang mengeluhkan tentang proses pembuatan e-KTP, akibat membutuhkan waktu lama atau tidak langsung jadi.

Bagi yang kurang memperhatikan, masalah serius akan menghantui ketika belum punya e-KTP hingga pertengahan 2017.

Jika tidak memiliki e-KTP sudah dapat dipastikan bakal mengalami kerepotan, mengingat banyak persyaratan yang harus menggunakan e-KTP misalnya sebagai betikut.

  1. Tidak dapat menikah

Di KUA dan Kantor Pencatatan Sipil Jika umumnya masalah menikah adalah persoalan tidak adanya calon itu sudah biasa, tapi jika tidak menikah hanya karena tidak punya e-KTP, maka baiknya Anda menyegerakan untuk membuat rekam data kependudukan secara elektronik.

  1. Tidak dapat menggunakan BPJS

BPJS merupakan layanan kesehatan murah yang ditawarkan pemerintah. Jika Anda tak punya E-KTP, jangan harap Anda bisa menggunakan BPJS ketika Anda berobat.

  1. Tidak dapat membuat paspor

Barangkali Anda yang tidak punya gambaran akan bepergian ke luar negeri mungkin tidak begitu masalah dengan konsekuensi yang satu ini. Tapi tidak ada salahnya membuat e-KTP mengingat banyak konsekuensi lain yang bersifat mengikat.

  1. Tidak dapat menggunakan hak suara dalam Pemilu

Jangan harap Anda yang tidak punya e-KTP mendapatkan hak untuk memilih pemimpin. Itu juga berlaku pada Pemilihan Kepala Daerah dan bahkan Pemilihan Kepala Desa sekalipun.

  1. Tidak dapat membuat SIM

Membuat SIM membutuhkan salinan data kependudukan tentang diri Anda. Jika Anda tidak punya rekam data kependudukan yang bisa ditunjukkan dengan E-KTP maka otomatis Anda tidak bisa membuat Surat Izin Mengemudi.

  1. Tidak dapat membeli motor dan mobil

Saat Anda membeli motor atau mobil dalam kondisi baru, Anda akan dimintai identitas kependudukan Anda. Tujuannya untuk membuat STNK agar motor atau mobil yang Anda beli tidak bodong.

  1. Tidak dapat membeli tiket kereta api

Kapal, dan pesawat terbang Sama dengan pembelian kendaraan, tiket angkutan umum juga wajib menunjukkan rekam data kependudukan. Tujuannya untuk membuktikan apakah Anda benar-benar warga Indonesia atau bukan. Sebab jika bukan, Anda berarti harus menunjukkan paspor.

  1. Tidak dapat membuat rekening Bank

Bank biasanya telah terintegrasi dengan peraturan pemerintah. Jika Anda tidak punya e-KTP maka jangan harap Anda bisa membuat rekening pribadi.

  1. Tidak dapat mengurus berkas kepolisian

Kepolisian juga akan menutup hak Anda untuk melapor dan meminta pertolongan jika Anda tidak memiliki e-KTP.

  1. Tidak punya identitas legal

Dari semua konsekuensi di atas dampak yang langsung bisa dirasakan adalah tidak memiliki identitas diri sebagai warga negara. Karena tidak memiliki identitas inilah, banyak konsekuensi yang akan dihadapi ke depan. (RS)

134
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>