Sebarkan berita ini:

26-Forum JurnalisSEMARANG[SemarangPedia] – Belasan Jurnalis dari berbagai media cetak, elektronik, radio dan online sepakat membentuk konsorsium Forum Jurnalis Komisi Yudisial (Forjuky) Jawa Tengah.

Kesepatan nama konsorsium itu disepakati melalui rapat musyawarah di kantor Pengubung Komisi Yudisial (PKY) Jateng, jalan Pamularsih, Nomor 10, Semarang, Jumat (26/8).

Forjuky Jateng juga telah memilih pengurus dan Ketua Umum dipercayakan pada Muhammad Dasuki SH MPd.

Menurut Muhammad Dasuki, terbentuknya organisasi lintas media ini bertujuan menjalin silaturahmi dan komunikasi antar wartawan serta diharapkan bisa menjembatani anggotanya saat mendapat kesulitan atau diskriminasi dari narasumber.

Selain itu, dia menambahkan forum juga sebagai upaya untuk membantu PKY Jateng mewujudkan peradilan bersih.

“Dengan didirikan Forjuky bukan ingin bersaing dengan forum wartawan yang sudah ada seperti FJKT, FWPJT, JUPE atau Forwakot, melainkan justru keberadaan organisai ini untuk memperkuat organisasi-organisasi wartawan tersebut,” tutur pria yang akrab disapa Uki kepada wartawan.

Uki menuturkan kehadiran Forjuky dalam rangka menjawab situasi peradilan di Indonesia yang semakin menurun, yang dibuktikan banyaknya oknum hakim dan panitera terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan penegak hukum lain.

“Dengan adanya wadah yang jelas dan terorganisir, diharapkan dapat saling membantu, kompak, dan bisa saling bersinergi demi terciptanya peradilan bersih dan transparan,” ujarnya.

Forjuky juga membuka ruang seluas-luasnya bagi wartawan di seluruh Jawa Tengah yang ingin bergabung, dengan catatan wartawan tersebut konsisten turut serta membantu mewujudkan peradilan bersih dan loyalitas terhadap forum.

“Kami mengharapkan ke depan anggotanya bisa berkembang lebih banyak lagi, apapun job desk liputannya, kami membuka ruang untuk bergabung bagi rekan pers lain,’ ‘ujarnya.

26-FurjukiDia memastikan Forjuky ke depan juga akan melakukan kegiatan-kegiatan sosial seperti, bakti sosial kemasyarakatan, pelatihan jurnalistik, penyuluhan hukum ke masyarakat, pemantauan persidangan dan memberikan workshop-workshop peradilan.

”Sekalipun sebagai media mitra PKY Jateng, nilai kritis tetap akan kami pertahankan sebagai insan media sebagai sosial kontrol,” tuturnya.

Plt Koordinator PKY Jateng, Ferry Fernandes mengatakan menyambut positif dengan pembentukan Forjuky Jateng dan diharapkan kehadiran Forjuky mampu dimaknai sebagai sebuah kemajuan pola pikir wartawan yang menginginkan kekompakan dan saling membantu antar wartawan dan bergerak bersama mewujudkan peradilan bersih.

“Ibarat lidi, bila hanya sendiri tentu mudah dipatahkan, tapi saat mereka menyatu menjadi sebuah sapu yang diikat kuat maka akan sulit untuk dipatahkan. Pada intinya kami setuju dengan forum ini, apalagi inisiasinya memang dibentuk atas keinginan wartawan,” turur Ferry.

Dia juga mengharapkan  aktivitas Forjuky bisa ikut mewarnai perkembangan dan pemantauan peradilan di Jateng, karena Forjuky juga bagian dari jejaring.

Menurutnya, dengan adanya peran awak media maka kontrol publik semakin baik dan semakon kondusif.

“Dengan forum ini kami berharap bisa bersinergi dalam upaya penegakkan hukum, serta mensosialisasikan penerapannya melalui media massa, sehingga bisa terwujud peradilan bersih,” ujar Ferry yang juga Ketua Dewan Pembina Forjuky Jateng ini. (RS)

108
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>