Sebarkan berita ini:

19-Cuaca1SEMARANG[SemarangPedia] – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Tengah memperkirakan pada Juli 2016 ini masih akan terjadi hujan dengan intensitas ringan, sedang, sampai tinggi. Namun, memasuki Agustus diperkirakan mulai menurun meski masih ada potensi terjadi hujan.

“Intensitas hujan tinggi masih berada di daerah Jateng bagian tengah, bagian selatan barat, dan sedikit bagian utara,” ujar Kepala Stasiun BMKG Jawa Tengah Tuban Wiyoso pada rakor kesiapan menghadapi musim kemarau dan evaluasi penanganan bencana di Provinsi Jateng yang dilaksanakan di kantor BPBD Jateng di Semarang, Selasa (19/7).

Menurutnya, masih tingginya curah hujan pada bulan ini, karena dipengaruhi air pasang di daerah Samudera Hindia sedang tinggi sehingga masih memengaruhi intensitas hujan di wilayah Jawa Tengah.

Di sisi lain, dia menambahkan masyarakat dihimbau mewaspadai kemarau basah tahun ini yang berpotensi menimbulkan bencana alam seperti banjir serta tanah longsor.

“Hujan pada musim kemarau (kemarau basah) akibat fenomena La Nina ini diperkirakan terjadi hingga Agustus 2016 sehingga perlu diwaspadai oleh masyarakat,” tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengharapkan agar daerah yang tiap tahun memiliki pengalaman menghadapi kemarau panjang bisa menabung air, dengan cara sederhana. Di mana, air hujan yang turun di akhir Juli ini, bisa ditampung ke bak penampungan atau drum sehingga dapat digunakan saat kemarau. (RS)

 

157
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>