Sebarkan berita ini:

1-KIKSEMARANG[SemarangPedia] – Wilayah Pantura Jawa Tengah masih memiliki potensi cukup besar untuk  menarik investasi, mengingat lahan tidak produktif di wilayah itu sangat luas dan sangat cokok untuk pendirian industri, pabrikan dan usaha yang padat karya.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko mengatakan sejumlah daerah di kawasan pantura Jateng memiliki peluang besar untuk menarik investor lokal maupun asing, selain lahannya cukup luas, juga infrastruktur cukup mamadai.

Menurutnya, wilayah pantura yang memiliki sumber daya alam dan tenaga kerja yang komperatif,  sangat berpotensi menjadi kawasan favorit bagi investor, untuk mengembangkan usahanya baik pendirian industri baru maupun perluasan pabrik.

“Jawa Tengah masih memiliki peluang besar. Di wilayah pantura dari Kendal ke barat hingga Brebes dan ke timur mulai Semarang sampai ke Rembang bakal diminati investor. Selain Jawa Tengah bagian selatan juga cukup potensial,” ujarnya, di Semarang, Rabu.(31/8)

Dengan demikian, lanjutnya, disarankan bagi pemerintah kabupaten/kota dapat memberi kemudahan bagi para investor, sehingga mereka semakin berminat menanamkan modalnya di berbagai daerah di pantura. Ke depan dampak dari investasi itu dapat mengurangi pengangguran dan meningkatkan perekonomian.

Menurutnya, para kepala daerah sudah selayaknya memberikan pelayanan yang mudah dan ramah investasi, jika menginginkan investor semakin banyak menanamkan modal di wilayahnya.

Sebelumnya, Heru Sudjatmoko sempat meninjau Kawasan Industri Kendal (KIK) beberapa waktu lalu dengan mengajak sejumlah pemangku wilayah yakni Wakil Bupati Kendal Masrur Masykur, Sekda Kabupaten Semarang Gunawan Wibisono, dan Pj Walikota Salatiga Agus Rudianto.

Kunjungan ke KIK itu, agar para pejabat bersangkutan terinspirasi membuka investasi seluas-luasnya untuk memajukan wilayahnya.

“Saya sengaja membawa kawan-kawan itu untuk melihat dari dekat KIK, selain mereka akan mendapatkan inspirasi juga bisa lebih mengetahui apa yang dibutuhkan investor. Insipirasi bentuknya akan berbeda-beda, namun diyakini dari awal inspirasi inilah wilayahnya bakal maju selangkah demi selangkah,” tuturnya.’

Dia optimis pengusaha akan lebih berminat mengembangkan pabriknya di berbagai daerah, karena banyak kemudahan yang bakal ditawarkan oleh Pemprov/Pemkab maupun Pemkot.

Selain itu, dia menambahkan berkembangnya industri kecil di daerah juga diharapkan mampu menarik investor besar, karena dukungan kemitraan akan menjadi faktor pendukung aktivitas produksinya di masa mendatang.

“Industri kecil tentunya akan menjadi  pemasok komponen lokal bagi kebutuhan bahan baku produksi pabrik-pabrik besar yang berorientasi ekspor,” ujarnya.

Jawa Tengah, lanjutnya, selama ini masih dikenal sebagai daerah yang relatif kondusif,  sehingga mempunyai daya tarik yang besar bagi para investor. Namun, pengusaha tentunya sangat mengharapkan dukungan birokrasi pemkab/pemkot setempat yang lebih baik. (RS)

 

 

118
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>