Sebarkan berita ini:

SEMARANG[SemarangPedia] – Akademi Pelayaran Niaga Indonesia (Akpelni) tahun ini kembali mewisuda ke- 41 sebanyak 150 perwira, dengan lulusan diploma III terdiri juruan Nautika, Teknika dan Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga dan Kepelabuhan.

Wisuda yang digelar di Kampus Akpelni Jalan Pawiyatan Luhur, Bendan Duwur, Gajahmungkur, Kota Semarang, dengan pelepasan upacara pengukuhan pada Jumat (4/5). Wisuda juga dihadiri oleh Direktur Akpelni Achmad Sulistyo MM M.Mar, Koodinator Kopertis Wilayah VI Jateng Prof DYP Sugiharto, Ketua Yayasan Wiyata Dharma DR Capt Sri Untung MMM.Mar dan para kolega dari Kemenhub, alumni Akpelni dan para undangan lainnya.

Direktur Akpelni, Capt Achmad Sulistyo MM M.Mar menuturkan wisuda tahun ini sebanyak   150 perwira, relatif lebih sedikit jumlahnya dibanding wisuda ke 40 tahun lalu mencapai  385 perwira. Namun Akpelni terus mengalami kemajuan di antaranya telah memenuhi delapan standar, baik dari sisi sarana dan prasarana.

Menurutnya, delapan standar itu di antaranya, pendidik dan tenaga kependidikan, pengelolaan pendidikan, pembiayaan pendidikan, kompetensi kelulusan, kurikulum, silabus bahan ajar, proses melaksanakan diklat dan penilaian pendidikan.

“Kami juga telah melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi sesuai dengan visi misi yang diemban untuk turut serta memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi bangsa indonesia terutama pada bidang pendidikan utamanya pendidikan kepelautan,” ujarnya pada acara wisuda perwira remaja dan Diploma III ke 41 tahun 2018

Akpelni, dia menambahkan siap mengembangkan pendidikan tinggi vokasi bidang maritim yang unggul, inovatif dan inspiratif.

Sulistyo menuturkan daalam wisuda itu, tidak semua wisudawan dapat hadir karena sebagian sudah bekerja dan berada di atas kapal. Akademi yang terletak di Jalan Pawiyatan ini sempai saat ini sudah meluluskan 6.002 alumni.

“Kami mohon doa restu untuk Akpelni yang sedang mengupayakan perubahan bentuk menjadi Politeknik Bumi Akpelni dengan penambahan dua Progdi Sarjana Terapan Transportasi Laut,” tuturnya.

Sementara Koordinator Perguruan Tinggi Swasta Wilayah VI Jawa Tengah Prof Dr DYP Sugiharto MPd Kons mengatakan dalam akslerasinya Akpelni telah melakukan berbagai kemajuan, di antaranya telah memiliki beberapa sarana laboratorium simulasi untuk praktek para taruna sebagai sarana dalam mendapatkan sertifikat keahlian.

Progres lainnya, lanjutnya, di antaranya akan terakreditasinya perguruan tinggi (APT) dengan raihan B.

“Kemajuan lain juga terlihat dengan pemberlakuan penomoran Ijazah Nasional (PIN) oleh Akpelni. Dengan aplikasi PIN ini akan terkoneksi langsung dengan Sistem Informasi Verifikasi Ijazah Elektronik (SIVIL),” tuturnya.

Melalui sistem ini, dia menambahakan tidak perlu ada lagi legalisir ijazah karena bisa dicek secara online. Fungsi PIN ini untuk mengantisipasi dan mencegah adanya pemalsuan. (RS)

39
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>