Sebarkan berita ini:
Zaenal Abidin Petir
Zaenal Abidin Petir

SEMARANG [SemarangPedia] – Persoalan PKL merupakan masalah sosial di masyarakat yang tak kunjung usai, ini merupakan juga bukan masalah tindak kriminalitas.

Hal itu disampaikan Ketua Bidang Advokasi dan Hukum Paguyupan Pedagang dan Jasa Pasar (PPJP) Kota Semarang, Zaenal Abidin Petir, bahwa yang menanggapi adanya upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang yang akan menggandeng pihak Kepolisian dalam melakukan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) yang membandel.

Seharusnya, lanjutnya, pemkot lebih baik mengoptimalkan tugas, fungsi dan kewajiban Satpol PP seperti yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No.6 Tahun 2010.

“Kami sangat mendukung pemkot tertibkan PKL liar. Biar kotanya lebih bersih, indah dan nyaman. Tapi kami mohon PKL jangan dibenturkan dengan polisi. Karena PKL itu masalah sosial, bukan tindakan kriminalitas. Takutnya PKL merasa terintimidasi lalu bisa memicu konflik dilapangan,” ujarnya saat ditemui semarangpedia.com Rabu (19/10).

Untuk masalah PKL ini, Zainal sapaan akrabnya menambahkan, mestinya dilakukan pembinaan terlebih dahulu sebelum ditertibkan. “Saya mendukung upaya Pemkot Semarang untuk penertiban PKL yang diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) No. 11 Tahun 2000 tentang Pengaturan dan Pembinaan PKL,” terangnya.

“Harunya pembinaan yang jadi kewajiban pemkot harus dilakukan dulu, jangan PKL ini di opyak-opyak sehingga pasti akan timbul konflik dilapangan. Kami juga melakukan penertiban agar PKL tidak berjualan di tempat terlarang,” katanya.

Kendati demikian, pihaknya menghimbau nantinya dalam penertiban PKL liar dilakukan secara manusiawi, seperti yang telah diatur dalam pasal 27 ayat 2 UUD 1945, bahwa setiap warga negara Indonesia berhak mendapatkan pekerjaan yang layak.

“Kami mendukung Pemkot Semarang mewujudkan kotanya bersih dan rapi. Maka dari itu Kami siap duduk bersama untuk mencari solusi. Karena pada intinya PKL itu mau ditata,” tandas Zaenal.

209
Sebarkan berita ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>